Awal 2019 WEGE Raih Kontrak Rp644 Miliar

WEGE optimistis target Rp11,98 triliun dapat tercapai, salah satunya karena dalam waktu dekat akan mendapat kontrak terendah dengan total nilai Rp2,1 triliun.
Mutiara Nabila | 23 April 2019 16:44 WIB
Pengunjung mencari informasi tentang keunggulan Modular di stand PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk dalam Pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di JCC, Jakarta, Kamis (27/9/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, DEPOK – Sepanjang tiga bulan pertama 2019, perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya Bangunan Gedung mencapai Rp644 miliar dengan target pencapaian selama setahun mencapai Rp11,98 triliun.

Capaian Rp644 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini, didapat dari pembangunan Gedung Teknologi Polri senilai Rp70 miliar, Side Office Halim yang menjadi kantor Kereta Cepat Jakarta Bandung senilai Rp90 miliar, pembangunan Universitas Muhammadiyah Lampung senilai Rp134,42 miliar, Apartemen Suncity Rp230,83 miliar dan terakhir Hotel Domestik T3 yang nilainya Rp118 miliar.

Perusahaan berkode emiten WEGE itu optimistis target Rp11,98 triliun dapat tercapai, salah satunya karena dalam waktu dekat akan mendapat kontrak terendah dengan total nilai Rp2,1 triliun.

“Jadi kalau ditambahkan untuk kuartal I/2019, ya sampai 9 April lalu, ditambah dengan kontrak terendah itu bisa mencapai Rp2,78 triliun, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dapat,” kata Bobby Kusuma, Corporate Secretary WEGE kepada Bisnis.com usai menggelar site visit Transpark Cibubur, Cimanggis, Depok, Selasa (23/4/2019).

Adapun, total target nilai kontrak tahun ini naik 53,5 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp7,8 triliun. Sedangkan, untuk nilai kontrak kuartal I/2019 dibandingkann dengan periode yang sama tahun lalu cenderung sama. Menurut Bobby, kontrak pada kuartal awal memang umumnya sepi dan baru mulai ramai setelah kuartal III.

“Untuk konstruksi trennya begitu, karena dari beberapa kontrak kita juga ada andil dari pemerintah kan sebagai anak perusahaan BUMN [Badan Usaha Milik Negara], di mana pemerintah akan menerapkan single year, otomatis anggaran yang dikeluarkan harus selesai tahun ini,” jelasnya.

Adapun, target capex tahun ini sebesar Rp1,2 triliun dengan alokasi untuk menambah sejumlah perangkat modular, perakitan gedung dan peralatan lainnya, termasuk juga untuk pembelian tanah untuk peralatan modular.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Wika Gedung

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup