Tarif Tol Pasuruan-Probolinggo Rp1.000 per Kilometer

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menentukan tarif untuk tol Pasuruan-Probolinggo yang baru diresmikan, meskipun belum diberlakukan.
Krizia Putri Kinanti | 13 April 2019 06:13 WIB
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri), didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung (dari kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di sela-sela peresmian beroperasinya jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019). - Setkab

Bisnis.com, JAKARTA -  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah menentukan tarif untuk tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) yang baru diresmikan, meskipun belum diberlakukan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono  mengatakan bahwa tarif tol Paspro sebesar Rp1.000 per kilometer.

"Saya kira Rp1000 per km, karena kalau berdasarkan investasinya sekitar Rp 1.100-an," ujarnya di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Basuki menambahkan bahwa tarif ini mungkin akan diberlakukan pada April 2019 dan bisa jadi pada Idulfitri sudah berbayar.
Proyek jalan tol Pasuruan – Probolinggo diperoleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada tahun 2015 dengan nilai kontrak sebesar Rp2,9 triliun. Jalan tol Pasuruan - Probolinggo memiliki 3 Gerbang Tol (GT) yakni, GT Tongas, GT Probolinggo Barat dan GT Probolinggo Timur.

Sebelumnya, jalan tol Paspro ini telah dibuka secara fungsional saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2019. Pengerjaan proyek jalan tol ini dimulai Mei 2016 dan selesai pada bulan Desember 2018.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, tarif tol, Kementerian PUPR

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup