Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ModernCikande Bersinergi Dengan Pemain Klaster Halal Dunia

Modern Halal Valley (Indonesia) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding dengan Cordoba Halal Cluster (Spanyol), Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia).
M. Rochmad Purboyo
M. Rochmad Purboyo - Bisnis.com 05 April 2019  |  08:02 WIB
Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson (keempat kiri) berpose bersama perwakilan dari Cordoba Halal Cluster (Spanyol), Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia).seusai penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dalam gelaran (MIHAS) 2019.
Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson (keempat kiri) berpose bersama perwakilan dari Cordoba Halal Cluster (Spanyol), Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia).seusai penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dalam gelaran (MIHAS) 2019.

Bisnis.com, JAKARTA--Kawasan industri ModernCikande Industrial Estate (MCIE), anak usaha dari PT Modernland Realty Tbk. berpartisipasi dalam event berskala Internasional bertajuk Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2019.

Acara yang digelar di Malaysia International Trade & Exhibition Centre, Kuala Lumpur, 3 hingga 6 April 2019 tersebut merupakan ajang pameran produk halal tingkat internasional yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

PT Modern Industrial Estat dalam kesempatan tersebut berhasil membentuk kesepakatan dengan menjalin kerjasama global antara pengembang klaster halal di dunia.

Jalinan bisnis tersebut diimplementasikan dengan menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pada Rabu-Kamis, 3-4 April 2019, antara Modern Halal Valley (Indonesia) dengan Cordoba Halal Cluster (Spanyol), Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia).

Kerja sama itu bertujuan untuk mencapai keuntungan sinergi bagi industri-industri yang berbasis pada produk halal dan pengembangan bisnis halal lainnya melalui jaminan produk halal, sumber bahan baku, akses pasar, promosi bersama, serta penelitian dan pengembangan.

Pascall Wilson, Direktur Utama PT Modern Industrial Estat menuturkan, satu-satunya cara untuk memenuhi permintaan atas meningkatnya pasar produk halal secara efektif adalah dengan menciptakan merek-merek produk halal baru serta membawa arus perkembangan industri ke global market halal dengan cara berkolaborasi di antara cluster halal di dunia dibanding beroperasi secara terpisah.

“Jaringan Cluster Halal merupakan salah satu key factor untuk mengembangkan industri halal secara global,” ujar Pascall Wilson dalam rilisnya Jumat (5/4/2019).

Setiap tahunnya, pameran dagang ini menarik lebih dari ratusan ribu pengunjung dari seluruh dunia. Negara-negara yang menjadi partisipan utama antara lain Indonesia, Filipina, Korea Selatan, Jepang, China, Belgia, Iran, Perancis, India, Palestina, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, dan beberapa negara lainnya.

Kawasan industri ModernCikande Industrial Estate yang tampil perdana pada ajang internasional tahun ini hadir dengan menampilkan produk unggulan bertajuk Modern Halal Valley, sebuah klaster industri halal pertama yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia dengan lahan seluas 500 hektar yang akan merangkum Halal Intergrated Supply Chain, Standard Factory Building, Industrial Land, dan Logistic Park.

Selama empat hari digelar, seluruh pemain kunci di dalam rantai pasok industri halal global termasuk ModernCikande Industrial Estate dipertemukan untuk menjajaki peluang baru, bertukar pikiran, membangun koneksi, serta memamerkan produk dan jasa unggulan mereka.

Pascall Wilson menyebutkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, maka negara ini juga merupakan pasar bagi makanan halal terbesar di dunia, kosmetik halal terbesar kedua dan pasar farmasi halal terbesar keempat di dunia “Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki kelas menengah yang bertumbuh dengan cepat, otomatis pula hal ini mendorong permintaan domestik untuk produk halal berkualitas tinggi menjadi meningkat volumenya dengan cepat. Halal Indonesia diakui secara internasional karena standar halal yang transparan, proses sertifikasi halal yang efisien dan memiliki akses pasar global,” jelas Pascall Wilson.

ModernCikande Industrial Estate saat ini semakin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kawasan industri terbaik yang pantas diperhitungkan di Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pesatnya pengembangan berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas bisnis bagi para tenant-nya di dalam kawasan industri yang berlokasi di Cikande, Serang, Banten tersebut.

Selain menjual kavling lahan industri siap bangun, ModernCikande Industrial Estate juga dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan, antara lain Water Treatment Plant (WTP) atau IPAL dengan kapasitas awal 100 liter per detik, sementara di dalam kawasan industri telah berdiri komplek pertokoan, klinik, kantor pos, kantor perbankan, kantin serta Hotel Swiss-Belinn ModernCikande Banten.

Salah satu bentuk inovasi yang dikembangkan ModernCikande Industrial Estate adalah dengan mengembangkan Modern Halal Valley, sebuah klaster industri halal pertama yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia dengan lahan seluas 500 hektare.

Untuk tahap pertama, Modern Halal Valley akan mengembangkan kawasan zona logistik halal internasional yang dibagi dalam beberapa sektor, mulai dari pusat distribusi nasional, kompleks ruang pendingin, dan berbagai sektor lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kawasan industri halal
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top