Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jonan Resmikan Pipa Transmisi Grissik-Pusri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan beroperasinya pipa transmisi gas open access Grissik-PUSRI (GrisPus) speanjang 176 kilometer yang membentang dari Musi Banyuasin dan Palembang.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 31 Maret 2019  |  18:48 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan. - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Menteri ESDM Ignasius Jonan. - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan beroperasinya pipa transmisi gas open access Grissik-PUSRI (GrisPus) speanjang 176 kilometer yang membentang dari Musi Banyuasin dan Palembang.

Di saat yang sama, Jonan yang didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Walikota Palembang Harnojoyo, Kepala SKK Migas Dwi Sucipto, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Kepala BPH Migas Fansurullah Asa juga meresmikan jaringan gas kota (Jargas) kota Palembang.

Sebelumnya, Pertagas memulai ground breaking sejak Agustus 2017 dan menyelesaikan pekerjaan tersebut pada akhir 2018. Dengan diresmikannya infrastruktur gas tersebut, Jonan mengatakan selanjtunya perlu dipikirkan supaya investasi di industri gas lebih efisien.

"Harus dibuat standar tarif toll untuk gas pipa yang fair. Jadi tak hanya melihat investasinya saja," katanya, dalam keterangan tertulis, Minggu (31/3/2019).

Pipa trasmisi gas Grissik-PUSRI diperlukan dalam menjaga pasokan gas untuk industri pupuk, khususnya PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) yang telah memiliki pabrik baru yaitu PUSRI II-B. Ke depannya, pasokan gas tersebut juga akan memenuhi kebutuhan pembangkit listrik, pengembangan KEK Tanjung Api-Api, jaringan gas rumah tangga dan industri lainnya.

"Proyek pipa gas Grissik-PUSRI penting bagi industri pupuk untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia. Tidak hanya itu, tapi nantinya juga untuk memenuhi kebutuhan gas pembangkit listrik di Sumatera Selatan dan kawasan ekonomi setempat," tambah Jonan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyatakan sumber gas yang terdapat di pipa Grissik-Pusri berasal dari Grissik Gas Plant ConocoPhillips (COPI) dan dialirkan ke titik akhir di Plant PT Pupuk Sriwijaya (PUSRI) di Kota Palembang.

"Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan Pertamina terhadap upaya pemerintah untuk mendukung kebutuhan energi di PUSRI dan Sumatera Selatan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro, menyampaikan investasi pipa Grissik-Pusri senilai US$143 juta dan volume penyalurannya akan meningkat. Sebenarnya, melalui pipa tersebut, gas sudah dialirkan sejak tahun lalu sebesar 70 mmscfd untuk kebutuhan Pusri.

"Tahap berikutnya akan ditingkatkan menjadi 160 mmscfd untuk menunjang kebutuhan lainnya sesuai dengan kapasitas pipa," katanya.

Ruas pipa ini akan menjadi backbone infrastruktur gas kedua milik Pertagas di wilayah Sumatera Selatan selain pipa eksisting yang telah termanfaatkan maksimal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

TRANSMISI LISTRIK
Editor : M. Rochmad Purboyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top