Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konstruksi PLTU Kendari-3 Lampaui 5 Juta Jam Kerja Nihil Kecelakaan

PT DSSP Power Kendari, pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kendari-3 berkapasitas 2x50 megawatt, kembali mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 28 Maret 2019  |  21:20 WIB
Penyelesaian proyek PLTU Kendari-3 di atas lahan seluas 16 ha ini diharapkan dapat beroperasi secara komersial pada 2019. - Bisnis
Penyelesaian proyek PLTU Kendari-3 di atas lahan seluas 16 ha ini diharapkan dapat beroperasi secara komersial pada 2019. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT DSSP Power Kendari, pengembang Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kendari-3 berkapasitas 2x50 megawatt, kembali mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penghargaan itu sebagai komitmen perusahaan dalam melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pengembang listrik swasta itu mampu mencapai 5 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja pada kegiatan pembagunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Kendari-3.

Pada Agustus 2017, PT DSSP Power Kendari juga mendapatkan penghargaan yang sama dalam pencapaian 1 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sulawesi Tenggara.

Penghargaan kecelakaan nihil tersebut diserahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra Saemu Alwi kepada perwakilan manajemen PT DSSP Power Kendari Awaludin Latif Shaubari, pada Kamis (28/3).

Dalam acara itu juga hadir perwakilan PT PLN (Persero), Musyawarah Pimpinan Kecamatan Moramo Utara, dan kepala desa setempat.

Saemu menekankan bahwa pelaksanaan dan pengawasan K3 penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja yang berpotensi menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, selain meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menekankan semua pihak dapat melakukan upaya konkret terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan masing-masing sehingga budaya K3 dapat terwujud di setiap wilayah kerja di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Awaludin menegaskan bahwa pentingnya sistem manajemen K3 untuk mengendalikan risiko kecelakaan kerja, serta memaksimalkan efisiensi dan efektivitas kerja dalam mendukung peningkatan daya saing perusahaan. “Melalui penerapan program K3 secara konsisten dan berkesinambungan, kemungkinan terjadinya risiko-risiko diharapkan dapat diminimalisir,” katanya.

PT DSSP Power Kendari merupakan perusahaan pengembang listrik (independent power producer/IPP) PLTU berkapasitas 2x50 MW yang berlokasi di Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

DSSP Power Kendari merupakan anak perusahaan tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), salah satu perusahaan Sinarmas yang fokus pada bisnis energi dan infrastruktur.

PLTU ini dibangun dengan investasi sekitar US$200 juta. Proyek pembangkit berbahan bakar batu bara ini dibangun di atas lahan seluas 16 hektare dan diharapkan dapat beroperasi secara komersial pada 2019.

Program tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk pengembangan program Engineering Development Program (EDP) dan Pendidikan Tenaga Pembangkit Listrik (PTPL). Program ini membina lulusan S1/D3 dan SMK/SMA dengan memberikan prioritas kepada putra-putri daerah asal provinsi sekitar lokasi PLTU DSSA.

Proyek PLTU Kendari-3 merupakan salah satu dari tiga proyek pembangkit listrik tenaga uap DSSA. Selain IPP PLTU Kendari-3, dua proyek lainnya adalah PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2x150 MW di Musi Banyuasin, Sumatra Selatan yang sudah beroperasi dan PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2x100 MW di Gunung Mas, Kalimantan Tengah dalam tahap penyelesaian pembangunan. DSSA juga memiliki empat pebangkit listrik untuk kebutuhan internal perusahaan (captive power plant) yang terletak di Serang, Tangerang, dan Karawang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltu
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top