Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Sanksi Diperlunak, Muatan Truk yang Melebihi Batas Tetap Ditilang

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, meminta agar tindakan tegas dan keras terhadap pelanggar over dimension overload (ODOL) ditahan hingga usai Lebaran 2019.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Maret 2019  |  19:03 WIB
Meski Sanksi Diperlunak, Muatan Truk yang Melebihi Batas Tetap Ditilang
Ilustrasi - Truk angkutan barang - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, meminta agar tindakan tegas dan keras terhadap pelanggar over dimension overload (ODOL) ditahan hingga usai Lebaran 2019.


Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menuturkan hal ini guna menjaga kondusivitas menjelang Pemilu dan Lebaran 2019.

Namun, dia mengingatkan saat ini toleransi overload itu maksimal 175% yang diizinkan, kalau lebih daripada itu tetap akan kena tilang.

"Sebenarnya, tindakan-tindakan keras dan tegas dari kami untuk sementara ditahan dulu. Mungkin saya minta potong jangan dulu. Kalau sifatnya edukasi teguran tidak apa-apa, kalau dari kesadaran para pengusaha memotong truknya itu tidak apa-apa, seperti di Riau contohnya," terangnya kepada Bisnis, Rabu (27/3/2019).


Hal tersebut terangnya demi menjaga kondusivitas menjelang Lebaran dan Pemilu 2019. Dia mengatakan, tindakan tegas baru akan dilakukan setelah Mei 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Truk ODOL
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top