Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Pilih 8 Kelompok Industri Unggulan untuk Prioritas Ekspor

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah merumuskan dan memilih sebanyak delapan kelompok industri di Tanah Air yang akan diusulkan agar dapat menjadi kelompok industri pilihan untuk mendorong ekspor nasional saat ini.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  20:21 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTAKementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah merumuskan dan memilih sebanyak delapan kelompok industri di Tanah Air yang akan diusulkan agar dapat menjadi kelompok industri pilihan untuk mendorong ekspor nasional saat ini.

Deputi Koordinator Bidang Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Bambang Adi Winarso menyatakan bahwa saat ini memang terdapat banyak pilihan kelompok industri yang bisa mendongkrak ekspor, tetapi dari hasil kajian sementara ini diusulkan akan ada delapan kelompok industri pilihan.

"Iya itu usulannya ada delapan kelompok industri pilihan," ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (28/1/2019).

Delapan kelompok industri pilihan yang berpotensi dapat mendongkrak ekspor tersebut antara lain lima kelompok industri prioritas dari Kementerian Perindustrian, yang termasuk pada Industri 4.0 dan juga tambahan tiga kelompok industri prioritas kajian dari Kemenko Perekonomian.

Adapun lima kelompok industri prioritas yang termasuk dalam Industri 4.0 tersebut adalah; pertama, industri makanan dan minuman; kedua, industri tekstil dan pakaian; ketiga, industri elektronik; keempat, industri otomotif; dan kelima, industri kimia.

Sementara itu, tiga industri pilihan lainnya adalah, pertama, industri perikanan baik segar maupun olahan; kedua, industri permesinan; ketiga industri furniture.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso membenarkan bahwa dari banyak industri yang bisa dijadikan pilihan, telah mengerucut menjadi delapan industri pilihan yang akan didorong untuk menjadi unggulan guna mendongkrak ekspor nasional.

"Dari beberapa kajian kami, ada delapan industri yang bisa dijadikan unggulan untuk mendongkrak ekspor ke depan. Iya delapan itu, lima di antaranya seperti yang masuk dalam Industri 4.0 dan dari hasil kajian berbagai pihak, kami tambah lagi tiga, menjadi delapan," ujarnya, belum lama ini.

Menurutnya, saat ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sedang dalam tahap finalisasi kebijakan terkait komoditas unggulan apa saja yang bisa didorong untuk ekspor nasional dari sejumlah industri pilihan tersebut.

"Kami akan paparkan semua saat rakor untuk dipilih unggulannya. Kami sedang finalisasi kebijakannya," ujarnya.

Susiwijono menerangkan bahwa guna melaksanakan kebijakan pilihan industri berorientasi ekspor tersebut, pemerintah segera menetapkan komoditi ekspor unggulan beserta kebijakannya yang harus dilakukan untuk mendorong ekspor nasional tersebut.

Menurutnya, upaya tersebut merupakan salah satu langkah jangka menengah panjang yang disiapkan pemerintah dalam rangka memperbaiki neraca perdagangan dan pada ujungnya dapat menekan defisit transaksi berjalan Indonesia saat ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor
Editor : Achmad Aris

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top