Tol Sei Rampah–Tebing Tinggi Beroperasi Fungsional Selama Libur Akhir Tahun

Jalan Tol MedanKualanamuTebing Tinggi (MKTT) Seksi 7, Sei RampahTebing Tinggi, beroperasi 24 jam secara fungsional selama libur natal 2018 dan tahun baru 2019.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 24 Desember 2018  |  18:43 WIB
Bisnis.com, JAKARTA – Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 7, Sei Rampah–Tebing Tinggi, beroperasi 24 jam secara fungsional selama libur natal 2018 dan tahun baru 2019.
 
Berdasarkan keterangan resmi PT Jasa Marga, jalan tol sepanjang 9,3 kilometer tersebut beroperasi mulai Senin (24/12/2018) sampai Rabu (2/01/2019).
Jalan tol seksi 7 tersebut merupakan seksi terakhir ruas jalan tol MKTT yang rampung pembangunannya pada Desember 2018 ini.

Adapun seksi 2–6 (Kualanamu–Sei Rampah) telah dioperasikan sejak Oktober 2017 dan seksi 1 (Tanjung Morawa–Parbarakan) telah dioperasikan sejak Agustus 2018.
Rampungnya seksi 7 membuat jalan tol MKTT sepanjang 61,7 kilometer telah selesai sepenuhnya
 
Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) Agus Suharjanto menjelaskan seksi 7 difungsikan untuk membantu kelancaran arus transportasi selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
PT JMKT, kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., merupakan pengelola jalan tol tersebut.

“Beroperasinya jalan tol ini secara fungsional juga dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jalan tol MKTT Seksi 7,” ujar Agus, Senin (24/12/2018) dalam keterangan resmi.

Beroperasinya jalan tol MKTT dinilai dapat mempersingkat waktu tempuh antara Medan dan Tebing Tinggi, dari sebelumnya berkisar 2–3 jam melalui jalur eksisting menjadi sekitar 1 jam melalui jalan tol.

Agus menjelaskan jalan tol MKTT dapat memperlancar arus transportasi dan logistik antara Kota Medan, Bandara Internasional Kualanamu, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke, dan Kawasan Pariwisata Danau Toba. Hal tersebut menurutnya akan membawa pengaruh baik bagi perekonomian sekitar.

Dia pun menjelaskan bahwa Jasa Marga menghimbau para pengguna jalan yang melintasi jalur fungsional untuk selalu awas dan berhati-hati karena kondisi jalan yang masih terbatas.
Selain itu, pengguna jalan harus mematuhi arahan petugas di lapangan serta perambuan yang berlaku, termasuk batas maksimal kecepatan kendaraan yang diperbolehkan saat melalui jalur fungsional.
 
Selain melaksanakan pembukaan Seksi 7 secara fungsional, hari ini JMKT bersama dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, PPK Lahan, JMTO, Cabang Belmera, Kontraktor, Konsultan, dan Pihak Kepolisian juga melakukan penanaman pohon sebanyak 4.250 pohon dan tanaman berbunga di lingkungan Jalan Tol MKTT. Setelah sebelumnya JMKT telah menanam sebanyak 1.650 pohon.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, kuala namu, jalan tol medan-kualanamu-tebing tinggi, Natal dan Tahun Baru

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top