TIKI Patok Pertumbuhan 25% Pada Semester II/2018

Perusahaan jasa pengiriman barang TIKI memasang target realistis pada semester II/2018, meski menargetkan capaian lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
Ilham Budhiman | 24 Juli 2018 16:41 WIB
Truk pengangkut peti kemas melintasi kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, di Jakarta, Kamis (3/8). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan jasa pengiriman barang TIKI memasang target realistis pada semester II/2018, meski menargetkan capaian lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Marketing Communication Manager TIKI Inggrid F. Schipper mengatakan pihaknya menargetkan pertumbuhan sebesar 25% pada semester II/2018 atau sama dengan realisasi pertumbuhan pada paruh pertama 2018.

Salah satu yang menopang pertumbuhan bisnis TIKI adalah pesatnya pertumbuhan dagang-el (e-commerce) yang rata-rata berada di kisaran 30%. Dengan demikian, target semester II/2018 diklaim sesuai dengan target TIKI.

"Realistis, pertumbuhan e-commerce atau bisnis online sekitar 30%, untuk konvensional di bawah itu. Jadi make sense," ujarnya, Selasa (24/7/2018).

Inggrid menerangkan salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan perseroan adalah dengan gencar melakukan promosi serta kerja sama kepada marketplace dan e-commerce guna mendorong transaksi TIKI. Adapun kontribusi e-commerce terhadap perusahaan mencapai 60%.

"Kontribusi e-commerce memang tidak bisa spesifik karena ini termasuk dalam total transaksi ritel TIKI, kontribusinya sekitar 60% dari total omzet," ungkapnya.

Di samping itu, TIKI berupaya memperluas jaringan dengan menambah jumlah agen baru setiap bulannya di semua wilayah Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Saat ini, jumlah agen TIKI sebanyak 3.180 agen.

"Selain itu, kami juga melakukan promo mall to mall untuk mempromosikan program kemitraan TIKI [keagenan]," tutur Inggrid.

Di sisi lain, TIKI tetap fokus meningkatkan kepuasan pelanggan serta menciptakan pengalaman yang berkesan saat menggunakan layanannya. Dia menyampaikan salah satu layanan andalan perusahaan adalah aplikasi JemPol alias Jemput Online guna meningkatkan kemudahan pick-up di mana saja, kapan saja, dan gratis.

Tag : logistik, tiki
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top