Pabrik Matras Chitose Internasional (CINT) Beroperasi Mei 2018

Emiten produsen furnitur PT Chitose Internasional Tbk. menargetkan perusahaan patungan (joint venture) perseroan dengan perusahaan asal Jepang dapat menyumbang tambahan pendapatan sebesar Rp8 miliar sepanjang tahun ini.
Dara Aziliya | 23 April 2018 20:48 WIB
Dirut PT Chitose Internasional Tbk Dedie Suherlan (dari kiri), Direktur BEI Nicky Hogan, Wakil Wali Kota Cimahi Ngatiyana, dan Kepala Perwakilan BEI Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini meninjau fasilitas Galeri Investasi BEI usai diresmikan di PT Chitose, Baros, Cimahi, Jawa Barat, Rabu (14/3/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen furnitur PT Chitose Internasional Tbk. menargetkan perusahaan patungan (joint venture) perseroan dengan perusahaan asal Jepang dapat menyumbang tambahan pendapatan sebesar Rp8 miliar sepanjang tahun ini.

Direktur Keuangan Chitose Internasional Fadjar Swatyas mengungkapkan perusahaan patungan perusahaan dengan C Eng Co. Ltd. tersebut akan memproduksi matras dengan spesifikasi khusus untuk kebutuhan tertentu seperti baby matress dan kasur militer.

“Kami targetkan perusahan tersebut akan mulai komersil pada Mei 2018, dan hari ini permesinannya juga sudah tiba di pabrik. Kami memperhitungkan tahun ini operasionalnya selama 8 bulan, sebelum semester II/2018,” ungkap Fadjar di Jakarta, Senin (23/4/2018).

Untuk dapat membentuk perusahaan patungan tersebut, kedua perusahaan menginvestasikan total Rp20 miliar untuk pembangunan pabrik baru di Kota Cimahi, Jawa Barat. Chitose berkontribusi sebesar 70% dari total investasi tersebut.

Adapun, emiten dengan kode saham CINT tersebut menargetkan penjualan pada tahun ini dapat mencapai Rp387 miliar atau meningkat 3,5% dari tahun lalu. Perseroan menargetkan laba sebelum pajak dapat mencapai Rp42,6 miliar.

Tag : pt chitose internasional
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top