Produk Matras : Chitose-C Eng Bentuk JV

Emiten produk furnitur nasional, PT Chitose International Tbk dan perusahaan serupa asal Jepang, C Eng Co. Ltd akan membentuk perusahaan patungan untuk memproduksi produk matras dengan spesifikasi khusus.
Dara Aziliya | 16 November 2017 16:50 WIB
Ilustrasi - Thelinenfactory

Bisnis.com, SURABAYA – Emiten produk furnitur nasional, PT Chitose International Tbk dan perusahaan serupa asal Jepang, C Eng Co. Ltd akan membentuk perusahaan patungan untuk memproduksi produk matras dengan spesifikasi khusus.

Direktur Keuangan PT Chitose International Tbk Fadjar Swatyas mengungkapkan saat ini proses pembentukan perusahaan patungan (joint venture/JV) sedang dalam tahap pengurusan dokumen legal dan pembahasan nama perusahaan baru tersebut.

“Kami dengan perusahaan Jepang, C Eng akan kerja sama untuk produksi matras yang kami produksi untuk pasar khusus seperti baby mattress di rumah sakit, dan tempat tidur militer. Lalu juga untuk [matras] kolam renang yang membutuhkan yang lebih tipis,” jelas Fadjar di Surabaya, Kamis (16/11).

Fadjar menjelaskan untuk pembentukan perusahaan patungan tersebut, kedua perusahaan menginvestasikan total Rp20 miliar untuk pembangunan pabrik baru di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. Chitose berkontribusi sebesar 70% dalam belanja modal tersebut.

Untuk produk matras tersebut, Fadjar menyebut perusahaan dengan kode saham CINT tersebut menggunakan bahan baku kimia khusus yaitu poli etilen yang memungkinkan matras bersifat dingin, bisa dicuci berkali-kali, dan antitoxic.

Chitose mengklaim merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang dapat memproduksi matras dengan kualitas tersebut.

Selama ini, matras khusus yang digunakan oleh rumah sakit dan tempat tidur militer memang telah diproduksi di dalam negeri namun belum menggunakan bahan baku poli etilen.

Dari JV ini, Chitose dan C Eng akan memproduksi matras yang pada tahap awal akan dipasarkan di dalam negeri.

Setelahnya, keduanya akan menjajaki ekspansi pasar yang lebih luas terutama ke negara-negara Asia Tenggara dan Jepang. Di tahun pertama, omzet perusahaan JV ditargetkan dapat mencapai Rp7,8 miliar.

Direktur Direktur PT Chitose International Tbk Timotius Jusuf Paulus mengungkapkan pabrik baru yang akan didirikan di Kota Cimahi tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada triwulan kedua 2018 dengan kapasitas produksi sebesar 6.000 lembar matras per tahun.

“Sebenernya Chitose sudah memiliki beberapa kategori produk seperti paket hotel dan restoran, rumah sakit, sekolah, dan working and meeting. Porsi kategori ini merata kecuali Hospital karena produksi kami lebih banyak untuk diekspor,” jelas Timotius.

FASILITAS DISTRIBUSI

Sementara itu, Chitose baru saja meresmikan fasilitas distribusi terbaru yang disebut Flagship Shop di Surabaya, Kamis (16/11). Toko ini merupakan yang ketiga yang dimiliki Chitose setelah di Jakarta dan Bandung.

Fadjar menyebut pendirian flagship shop di Surabaya ditempuh perseroan untuk dapat menangkap pasar Jawa Timur dan pasar Indonesia Timur. Perseroan menginvestasikan total Rp30 miliar untuk pembangunan toko di Surabaya.

“Kami memilih Surabaya karena melihat perkembangan Indonesia 2—3 tahun ke depan, Indonesia Timur akan [berkembang] sangat baik. Lewat Surabaya, kami ingin masuk ke wilayah Indonesia Timur,” tegas Fadjar.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt chitose internasional

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top