Jelang Natal & Tahun Baru, Kemendag Panggil Pengusaha Bahan Pokok

Pemerintah memanggil para pelaku usaha dan pemangku kepentingan bahan pokok guna memastikan ketersediaan pasokan, distribusi, serta stabilitas harga memasuki Natal dan tahun baru.
M. Nurhadi Pratomo | 16 November 2017 15:50 WIB
Kebutuhan pokok di pasar tradisional. - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah memanggil para pelaku usaha dan pemangku kepentingan bahan pokok guna memastikan ketersediaan pasokan, distribusi, serta stabilitas harga memasuki Natal dan tahun baru.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tjahya Widayanti menjelaskan pemerintah memanggil para pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Natal dan baru.

Hal itu untuk memastikan harga komoditas tersebut stabil di tengah potensi naiknya permintaan dari masyarakat. “Yang menjadi perhatian bapok pada umumnya terutama untuk gula, minyak goreng, daging, dan beras,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (16/11/2017).

Hasil pantauan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke gudang-gudang milik swasta maupun pemerintah dua bulan menjelang perayaan Natal, stok bapok berada dalam kondisi aman.

Para pelaku usaha dan distributor disebut telah mempersiapkan pasokan jauh-jauh hari untuk mengantisipasi kenaikan permintaan. Dalam sepekan terakhir, harga rata-rata kebutuhan pokok nasional terpantau dalam kondisi stabil.

Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain cabai merah keriting, cabai merah besar, cabai rawit merah, serta bawang merah.

Pengawasan intensif serta peneterasi pasar bakal dilakukan di daerah-daerah yang menjadi pusat perayaan Natal dan tahun baru. Adapun lokasi tersebut antara lain Ambon, Menado, Jayapura, Sorong, Medan, serta Kupang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemendag, bahan pokok

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top