Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Genjot Pemerataan Distribusi ke Pedagang Pasar Tradisional

Pemerintah akan meningkatkan akses distribusi barang ke pedagang di pasar tradisional, setidaknya setara dengan akses distribusi barang ke peritel modern.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 02 Februari 2017  |  17:59 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri) meninjau pasar di sela-sela peresmian pasar rakyat Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1). - Antara/Mohammad Ayudha
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kiri) meninjau pasar di sela-sela peresmian pasar rakyat Sambi, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (30/1). - Antara/Mohammad Ayudha

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah akan meningkatkan akses distribusi barang ke pedagang di pasar tradisional, setidaknya setara dengan akses distribusi barang ke peritel modern.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan sudah meminta ke pabrik-pabrik besar untuk memudahkan jalur suplai barang ke pedagang pasar tradisional dibandingkan dengan jalur suplai barang ke pasar modern.

"Sekarang distribusi tidak bisa dikuasai hanya oleh kelompok, tapi harus merata. Jangan juga vertikal, dari hulu ke hilir. Itu semua harus merata. Itulah pemerataan dalam kegiatan perdagangan," tutur Enggartiasto di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/2/2017).  

Jalur distribusi vertikal yang dimaksudnya yakni distribusi barang yang dilakukan oleh satu orang atau satu kelompok, tanpa melibatkan orang atau kelompok lain. "Distribusi tambah si A, B, C, D dan melibatkan pengusaha daerah, tidak boleh dimonopoli. Pasti terjadi pemerataan," ucap Enggartiasto.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri perdagangan Enggartiasto Lukita distribusi barang pemerataan distribusi
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top