Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Petrochina East Java Inovasi Injeksi Air di Lapangan Sukowati

Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) melakukan pembenahan sistem pompa injeksi air di Lapangan Sukowati, guna menjawab keluhan warga terkait kemunculan bau menyengat pada akhir tahun lalu.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 15 November 2016  |  13:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) melakukan pembenahan sistem pompa injeksi air di Lapangan Sukowati, guna menjawab keluhan warga terkait kemunculan bau menyengat pada akhir tahun lalu.

 

Lewat inovasi terhadap sistem pompa injeksi air, JOB PPEJ yang bekerja dalam pengendalian dan pengawasan SKK Migas,  mampu melakukan proyekwater injection tanpa efek bau, sekaligus berhasil menekan biaya alias melakukan efisiensi miliar rupiah.

 

General Manager JOB PPEJ Akbarsyah menjelaskan efisiensi dalam kegiatan water injection ini besar artinya bagi JOB PPEJ menyusul turunnya harga minyak dunia sejak September 2014 dan mencapai puncaknya pada akhir 2015.


Keberhasilan memanfaatkan tantangan jadi peluang itu terwujud  setelah JOB PPEJ bersama mitra kerjanya PT EJP melakukan inovasi pada pompa injeksi air sehingga mampu menetralisasi keberadaan gas ikutan. 

 

“Dengan begitu, JOB PPEJ tidak perlu menyediakan fasiltas water processing lengkap saat melakukan proses water injection pada sumur di Sukowati,” kata Akbarsyah dalam siaran pers, Selasa (15/11/2016).


Dia memaparkan dalam water injection lazimnya membutuhkan  gas boot yang berguna untuk memisahkan gas terlarut dari air formasi untuk injeksi air, juga  tengki-tengki untuk membebaskan gas terlarut dalam air yang dapat berdampak ke pompa injeksi dengan penurunan tekanan air.


Selain itu juga  membutuhkan  booster pump untuk menaikkan kembali tekanan sebelum di alirkan ke pompa injeksi tekanan tinggi.  Tak hanya itu juga butuh menambah kompresor untuk mencegah flaring. 


“Dengan inovasi pada pompa, peralatan itu tidak lagi dibutuhkan, sehingga JOB PPEJ bisa melakukan penghematan. Misalnya,   kompresor  nilainya bisa mencapai US$1,2 juta, sementara fasilitas water processing  nilainya bisa menjacapai US$600.000.”


Dia menambahkan  JOB PPEJ tidak perlu memasang pompa untuk mendorong minyak dan sisa air terproduksi agar bisa sampai ke CPA Mudi yang berjarak 10 km dari lokasi Lapangan Sukowati. Selain itu, JOB PPEJ bisa berhemat karena mengurangi penggunaan bahan kimia.


“Total nilai penghematan sekitar US$2 juta. Itu belum termasuk nilai yang tidak bisa diukur, yakni JOB PPEJ juga bisa meniadakan flare dalam proses water injection. Artinya, dalam kegiatan operasi JOB PPEJ lebih ramah lingkungan dan bisa memahami aspirasi warga.”

 
Keberhasilan melakukan water injection ini, tegas Akbarsyah,  juga memberi manfaat besar bagi JOB PPEJ dalam mencegah turunnya produksi secara drastis akibat kehilangan tekanan pada sumur-sumur minyak yang ada di Sukowati.


"Meski pada Februari 2018 masa kontrak JOB PPEJ di Blok Tuban telah berakhir, tetapi kami bertekad tetap bekerja maksimal untuk menjaga produksi. Paling tidak target produksi 2016 ini masih bisa melampui target, tercapai sekitar 104 %," jelas Akbarsyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina petrochina
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top