Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENGGANTI PELABUHAN CILAMAYA: Keputusan Pembangunan Menunggu Jepang

Pemerintah menyatakan status keputusan pengganti Pelabuhan Cilamaya masih menunggu persetujuan dari calon investor utama, Jepang.
Irene Agustine
Irene Agustine - Bisnis.com 25 Februari 2016  |  19:10 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan - Ilustrasi
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA–Pemerintah menyatakan status keputusan pengganti Pelabuhan Cilamaya masih menunggu persetujuan dari calon investor utama, Jepang.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan keputusan penunjukkan pelabuhan baru tersebut tergantung dengan konfirmasi Jepang yang saat ini masih diproses.

“Belum [diputuskan] karena menunggu konfirmasi Jepang sepakat kerja sama atau tidak,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, (25/2/2016).

Pembangunan Pelabuhan Jawa Barat bagian Utara masuk dalam 30 proyek prioritas pemerintah yang akan mendapatkan pengawalan ekstra hingga 2019.

Ke-30 proyek prioritas tersebut merupakan irisan dari 225 proyek startegis yang telah dipayungi landasan hukum melalui Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek-Proyek Strategis Nasional.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan kesiapan Pelabuhan di Patimban, Subang sebagai lokasi pembangunan pengganti Pelabuhan Cilamaya.

Adapun, santer dikabarkan feasibility studi Pelabuhan Patimban telah diselesaikan, namun belum ada tindak lanjut untuk menetapkan pelabuhan itu dari pemerintah kendati masuk dalam proyek super prioritas sampai 2019.

Kendati menunggu, Jonan memberikan kemungkinan untuk mengajak negara lain untuk berinvestasi di proyek itu apabila Jepang tidak bersepakat.

Adapun, dia belum mau memastikan kepastian pembangunan pengganti Pelabuhan Cilamaya akan dimulai pada tahun ini. “Mudah-mudahan saja ya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ignatius jonan pelabuhan cilamaya
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top