Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Buruh Bongkar Muat Cari Menteri Jonan

Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) akan melakukan aksi mencari Menteri Perhubungan Ignasius Jonan terkait nasib pengelolaan koperasi buah bongkar muat. Ketua Umum FSPTI Jusuf Rizal mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Perhubungan pada Senin (11/5), namun tidak membuahkan hasil yang baik.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 13 Mei 2015  |  08:49 WIB
Buruh Bongkar Muat Cari Menteri Jonan
Menteri Perhubungan Ignatius Jonan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) akan mmencari Menteri Perhubungan Ignatius Jonan terkait nasib pengelolaan koperasi buruh bongkar muat.

Ketua Umum FSPTI Jusuf Rizal mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Perhubungan pada Senin (11/5/2015), namun tidak membuahkan hasil yang baik. Tenaga kerja bongkar muat (TKBM) memprotes keras keluarnya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.53 Tahun 2015 yang memungkinkan liberisasi dalam pengelolaan koperasi. Untuk itu, dia meminta klarifikasi dari menteri dan mencabut aturan tersebut.

Dalam menetapkan peraturan menteri itu, Jonan tidak melibatkan kementerian koperasi dan kementerian tenaga kerja. Seharusnya di dalam melakukan perubahan untuk serikat pekerja termasuk koperasi di pelabuhan, seharusnya melibatkan instansi kementerian terkait.

Dia mengkhawatirkan masuknya swasta atau yayasan dalam koperasi buruh bongkar muat akan memengaruhi tarif bongkar muat yang sebelumnya telah diatur dalam Permenhub No.35 Tahun 2007. Bahkan, FSPTI mencurigai adaya pihak-pihak tertentu yang ingin menguasai kaum buruh bongkar muat, seperti operator pelabuhan maupun yayasan dari militer.

Seperti yang diketahui, perhitungan tarif bongkar muat barang di pelabuhan dilakukan bersama-sama oleh perusahaan bongkar muat dengan koperasi tenaga kerja bongkar muat beserta Serikat Pekerja TKBM. Dengan liberisasi pengelolaan buruh di pelabuhan akan membuat tarif pada Permen 35 tidak berlaku karena akan diberikan kepada mekanisme pasar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ignatius jonan buruh
Editor : Nancy Junita

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top