Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jelang MEA 2015, PPTKIS Harus Tingkatkan Layanan

Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) diminta untuk meningkatkan standar kualitas pelayanan memasuki pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir Desember nanti.n
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 07 Desember 2015  |  16:14 WIB
Jelang MEA 2015, PPTKIS Harus Tingkatkan Layanan
Ilustrasi: Terminal khusus TKI di Bandara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) diminta untuk meningkatkan standar kualitas pelayanan memasuki pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir Desember nanti.

"Lembaga-lembaga yang terlibat dalam penempatan tenaga kerja Indonesia di luar negeri harus memillki standar pelayanan yang berkualitas sesuai dengan standard nasional dan Internasional," kata Dirjen Pembinaan, Penempatan, dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Heri Sudarmanto, Senin (7/12/2015).

Dia menambahkan, PPTKIS juga harus memberikan pembekalan kepada calon TKI, terutama untuk penempatan kawasan Asean, yakni berupa pelatihan keterampilan yang baik sehingga mampu bersaing di pasar regional.

Di sisi lain, pemerintah juga menjamin seluruh calon TKI diproses secara benar sesuai regulasi yang ada dan tetap mengedepankan aspek perlindungan.

"Negara harus hadir untuk memastikan bahwa semua TKI yang sedang dan akan bekerja maupun purna kerja dapat dilindungi secara maksimal. Hal ini tidak berarti menggugurkan kewajiban tanggungjawab PPTKIS dalam perlindungan TKI sejak dari daerah  asal sampai kembali lagi ke daerah asal," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pptkis mea 2015 perlindungan tki
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top