Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Infrastuktur TIK Diklaim Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Pada masa mendatang lebih dari satu miliar penduduk desa akan pindah ke kota.
Agnes Savithri
Agnes Savithri - Bisnis.com 27 April 2015  |  21:01 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA--Pada masa mendatang lebih dari satu miliar penduduk desa akan pindah ke kota.

Perpindahan penduduk ini menyebabkan kota membutuhkan layanan kota pintar dengan infrastruktur Teknologi informasi dan komunikasi atau ICT yang mendukung.

Kajian The Digital Infrastructure Report 2015 yang dirilis oleh World Economic Forum belum lama ini menunjukkan penyediaan infrastruktur dan aplikasi memiliki tantangan untuk 4,5 miliar masyarakat yang tidak terhubung dengan pasar digital di pasar negara berkembang.
 
Riset pun menemukan 96% permasalahan ini terjadi di negara berkembang.
 
Potensi digital teknologi bisa meningkatkan pembangunan perekonomian nasional dan bisnis di segala sektor industri.
 
Potensi ini dapat pula meningkatkan kualitas kehidupan secara signifikan, ungkap Chairman Center Global Industries World Economic Forum Jim Snabe dalam pembukaan laporan.
 
Snabe menambahkan, keberhasilan menyebarkan infrastruktur digital di masa depan menjadi permasalahan pokok. Laporan yang ditulis bersama Boston Consulting Group menyebutkan bahwa pasar negara berkembang menghadapi dua isu yang luas.
 
Pertama, berkaitan dengan penyediaan akses internet yang terjangkau. Infrastruktur internet ini harus dibangun dengan kapasitas dan cakupan jaringan yang mumpuni.
 
Salah satunya dengan kebutuhan penting dan mendesak untuk spektrum yang dialokasikan untuk para pengguna ponsel.
 
Permasalahan berikutnya berkaitan dengan konsumen, yakni cara mendorong pengguna internet lebih banyak terutama di negara berkembang. Di samping permasalahan di negara berkembang, laporan ini mengungkap pula perubahan pola konsumen dan pengusaha.
 
Perubahan pola perilaku ini memiliki dampak yang signifikan pada kebutuhan infrastruktur jaringan di pasar maju dan berkembang.
 
Riset ini menunjukkan bahwa pemerintah harus mendukung kebijakan yang mendorong investasi jaringan terkait pertumbuhan lalu lintas teknologi ke depannya.
 
Teknologi ada untuk membantu menyelesaikan masalah, namun di sisi lain terhambat oleh kebijakan, undang-undang dan peraturan yang sudah usang, ungkap Bruce Weinelt, Director, Head of Telecommunication Industry, WEF dalam laporan serupa.
 
SMART CITY
 
Migrasi penduduk ke pusat perkotaan menjadi salah satu dorongan pengembangan teknologi digital yang bisa dimanfaatkan untuk smartcity. Namun hal ini tidak mudah, dibutuhkan perencanaan dan penggelaran infrastruktur ICT yang matang.
 
Riset ini menunjukkan lebih dar satu miliar orang akan pindah ke kota besar dalam kurun waktu 15 tahun. Sekitar 360 kota baru dengan populasi 500.000 orang akan terbentuk terutama di negara berkembang.
 
Pemerintah perlu menetapkan kebijakan smart-city. Salah satunya terkait dengan target investasi jangka panjang di bidang infrastruktur digital. Pemerintah harus memutuskan fokus pelaksanaan kebijakan.
 
Pemerintah di negara-negara berkembang telah menentukan spesifikasi akses broadband. Penilaian ini akan membantu untuk mengembangkan usaha dan pendekatan pendanaan negara, ungkap Sunil Bharti Mittal, Founder and Chairman Bharti Enterprises.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertumbuhan ekonomi indonesia teknologi informasi dan komunikasi
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top