Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Phapros Targetkan Penjualan 2015 Capai Rp675 Miliar

PT Phapros Tbk. mematok target penjualan naik 16% menjadi Rp675 miliar pada 2015.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 12 Desember 2014  |  00:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Phapros Tbk. mematok target penjualan naik 16% menjadi Rp675 miliar pada 2015.

Iswanto, Direktur Utama Phapros, mengatakan perseroan akan mengincar pasar obat generik seiring implementasi JKN.

Saat ini, produk obat generik berkontribusi sekitar 58% terhadap penjualan perseroan.

“Kalau untuk laba tahun depan kami perkirakan naik 25% menjadi Rp67 miliar,” katanya, Kamis (11/12/2014).

Guna mendukung target tersebut, perseroan berencana membangun pabrik di Semarang, Jawa Tengah demi meningkatkan kapasitas produksi dari 2 miliar tablet per tahun menjadi 6 miliar tablet per tahun.

Perseroan menganggarkan belanja modal Rp151 miliar pada tahun depan, di mana Rp69 miliar di antaranya akan digunakan untuk membangun pabrik tersebut.

Sementara itu, pertumbuhan penjualan hingga November 2014 sebesar 17% secara year on year (yoy).

Pertumbuhan ini lebih tinggi dari periode kuartal III 2014 yang sebesar 10% (yoy).

"Pertumbuhan penjualan kita lampaui rata-rata industri yang berada di level 6,9%. Dengan penjualan yang cukup tinggi di tengah persaingan industri farmasi, mendorong laba PT Phapros cukup tinggi pula," tambahnya.

Dia menyebutkan, laba bersih PT Phapros Tbk hingga kuartal III 2014 tumbuh mencapai 39,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba di level yang sama juga dipertahankan hingga akhir November 2014. "Laba bersih November juga tumbuh 39%," pungkas Ismanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt phapros tbk
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top