Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Muda Klaim Siap Hadapai MEA 2015

Tidak hanya pemerintah yang sudah siap menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) yang akan diberlakukan pada 2015, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pun sudah siap menyambut pasar bebas di Asteng tersebut.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 26 Februari 2014  |  08:59 WIB
ILustrasi MEA 2015 - JIBI
ILustrasi MEA 2015 - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Tidak hanya pemerintah yang sudah siap menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) yang akan diberlakukan pada 2015, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pun sudah siap menyambut pasar bebas di Asteng tersebut.

“Kami dari Hipmi tentunya tidak mungkin pesimistis,  karena kalau generasi muda tidak optimis bahaya bagi negeri kita,” kata Ketua Umum BPP Himpi Raja Sapta Oktohari seperti dilansir laman Kementerian Perekonomian, Rabu (26/2/2014).

Ia mengakui  dalam menghadapi MEA Indonesia memang masih banyak kekurangan disana-sini. Namun jika pemerintah dan para pengusaha saling mendukung dan mendorong maka Indonesia mampu masuk dalam MEA.

“Apapun kekurangannya yang harus kita katakana adalah kita siap. Dengan semua kekurangan kita mendorong pemerintah untuk segera mungkin menjalankan semua persiapan dalam masyarakat ekonomi Asean,” tegasnya.

Menurutnya, Indonesia masih memiliki waktu dua tahun lagi untuk menujuh MEA, karenanya harus dapat dioptimalkan dengan baik. Jika Indonesia, sambung dia, terlambat mempersiapkan diri maka Indonesia  dapat tertinggal oleh negara-negara Asean lainnya.

“Kami dari dunia usaha mengharapkan kemudahan-kemudahan, jangan sampai negara lain lebih memberikan kemudahan pada kita (pengusaha-pengusaha Indonesia) dan jangan sampai industri-industri yang ada disini hengkang dari sini,” tegasnya.

Ia pun mengaku optimis Indonesia masih negara besar, baik dari segi masyarakatnya, maupun wilayah Indonesia yang luas. “Kami yakin Indonesia akan menjadi negara yang lebih besar,”  papar Raja Sapta.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku persiapan  pemerintah untuk memasuki MEA sudah mencapai 80 persen. Ia pun optimis dengan sisa waktu kurang dari dua tahun Indonesia akan siap sampai 100%.

“Kita masih ada dua tahun lagi, ini akan di mulai Desember 2015, kalau hitungan score card total sudah 78% rata-rata kesiaapan setiap negara, Indonesia sudah di atas 80%,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mea 2015
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top