Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

87 Kabupaten Jadi Fokus Terpadu Cipta Karya 2014

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mengidentifikasi 87 kabupaten/kota untuk menjadi fokus keterpaduan program Cipta Karya pada 2014. Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi mengatakan daerah tersebut
Dimas Novita Sari
Dimas Novita Sari - Bisnis.com 24 September 2013  |  18:55 WIB
87 Kabupaten Jadi Fokus Terpadu Cipta Karya 2014
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum mengidentifikasi 87 kabupaten/kota untuk menjadi fokus keterpaduan program Cipta Karya pada 2014.

Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi mengatakan daerah tersebut termasuk dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Kita akan keroyok ramai-ramai entitas di 87 kabupaten/kota dengan kegiatan air minum, sanitasi, pengembangan permukiman, dan penataan bangunan dan lingkungan. Selain fisik, kita juga akan kawal non fisiknya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/9).

Dia menjelaskan kabupaten/kota tersebut tersebar di pulau Sumatera sebanyak 15 kabupaten/kota, Jawa 37 kabupaten/kota, Kalimantan dan Sulawesi 21 kabupaten/kota, dan untuk Maluku, Balinusra, dan Papua sebanyak 14 kabupaten/kota.

Imam mengharapkan di setiap entitas lingkungan, kawasan, kabupaten/kota, dan regional harus ada best practice program terpadu dari Cipta Karya dengan penyediaan air minum, penataan lingkungan, pengelolaan sanitasi, dan seterusnya.

“Yang dibangun Cipta Karya di semua entitas tersebut harus lebih berkualitas," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian pu cipta karya
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top