Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

TOL BALI, BPJT Targetkan Uji Kelayakan Mulai Akhir Juli

BISNIS.COM, JAKARTA—Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pelaksanaan proses uji kelayakan jalan Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Bali dimulai pada akhir Juli 2013.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 30 Juni 2013  |  17:01 WIB
TOL BALI, BPJT Targetkan Uji Kelayakan Mulai Akhir Juli
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pelaksanaan proses uji kelayakan jalan Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Bali dimulai pada akhir Juli 2013.

Kepala BPJT Ahmad Ghani Gazali mengatakan uji kelayakan tol senilai Rp2,4 triliun tersebut masih menunggu penuntasan proses Provisional Hand Over (PHO) antara kontraktor dengan badan usaha jalan tol (BUJT). Pelaksanaan PHO tersebut, jelasnya, juga meliputi kegiatan perbaikan.

Kendati demikian, dia mengungkapkan uji kelayakan jalan tol tersebut kemungkinan akan dilaksanakan pada 25 Juli 2013.

“Kita kira-kira akan turun kemungkinan pada 25 Juli,” katanya di Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Ahmad menuturkan proses uji kelayakan ini tidak akan memakan waktu yang lama jika jalan tolyang secara keseluruhan dikerjakan oleh tenaga-tenaga nasional dan dibiayai tanpa dana APBN tersebut telah berada dalam kondisi yang relatif siap.

“Nanti kita turun, dan jika tidak ada yang kurang dari prosesnya, langsung saja, seminggu proses administrasi langsung selesai. Tapi, kalau ada yang kurang, wajib dibetulin. Namun, jika perbaikannya minor, sedikit saja [waktu] akan selesai,” terangnya.

Dia menjelaskan jalan tol sudah layak untuk digunakan dan diperkirakan pada bulan Agustus akan siap beroperasi dan difungsikan menjelang perhelatan KTT APEC di Bali pada bulan Oktober.

“Sekarang juga kalau mau dipakai bisa. Masalahnya belum perbaikan, sebab proses serah terima [PHO] belum. Agustus lah, jadi setelah Lebaran kemungkinan bisa dioperasikan, sebelum perhelatan APEC pada Oktober,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Utama PT Jasa Marga Tol Bali Tito Karim menjelaskan proses PHO tol dengan jembatan tol terpanjang di Indonesia, yakni, sekitar 12,7 kilometer, direncanakan berakhir pada akhir bulan Juli 2013.

“Proses PHO sedang berjalan. Diharapkan berakhir pada akhir Juli nanti,” katanya ketika dihubungi Bisnis di Jakarta, Minggu (30/6/2013).

Sebelumnya, Kementerian PU memastikan uji kelayakan tol Bali akan berjalan cepat mengingat kondisi bangunan dalam keadaan baik segi keamanan dan kenyamanan.

Uji kelayakan berindikatorkan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan pengguna jalan tol. Jika dinyatakan lolos, baru kemudian diresmikan dan dioperasikan. Pada saat yang bersamaan, tarif tol juga akan ditentukan.

Jembatan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Tanjung Benoa menghubungkan kawasan Nusa Dua di Selatan Pulau Bali dengan kawasan Pelabuhan Benoa di Kecamatan Denpasar Selatan. Dengan panjang 12,7 km, jembatan tol ini terdiri atas empat ruas tol.

Konstruksi tol 10 kilometer berdiri di atas laut dan sekitar 2 kilometer di atas tanah darat. Lebar jalan utama tol itu hampir sepanjang 26 meter ditambah 4-5 meter untuk sepeda motor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpjt tol bali
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top