Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TOL DALAM KOTA: Konstruksi 2 Ruas Dibangun 2014

BISNIS.COM, JAKARTA--Pemegang konsesi 6 ruas tol dalam kota, PT Jakarta Tollroad Development (JTD) menargetkan dapat memulai konstruksi dua ruas tol pada awal 2014. Nilai investasi untuk membangun dua ruas pertama itu mencapai Rp16 triliun.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 28 Mei 2013  |  14:29 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Pemegang konsesi 6 ruas tol dalam kota, PT Jakarta Tollroad Development (JTD) menargetkan dapat memulai konstruksi dua ruas tol pada awal 2014. Nilai investasi untuk membangun dua ruas pertama itu mencapai Rp16 triliun.

Direktur Utama PT JTD Frans Sunito mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk membangun dua ruas pertama yakni Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang.

"Konstruksi bisa dimulai di tahun 2014 dan bisa selesai pada 2017," ujarnya di sela-sela Dialog Jakarta Baru: Membangun Sistem Transportasi Jakarta di Jakarta, Selasa (28/5/2013).

Menurutnya pembangunan ruas tol akan dibangun melayang dan menjadi jalan penungjang lalu lintas dalam kota khususnya dari arah timur ke barat.

Dari jumlah tersebut sekitar Rp16 triliun akan digunakan untuk membiayai konstruksi dua ruas yang rencana dibangun melayang.

"Untuk ruas Semanan-Sunter dibutuhkan sekitar Rp 11 triliun untuk konstruksinya dan Sunter-Pulogebang mencapai Rp 5 triliun," papar Frans.

Perseroan belum melakukan proses tender konstruksi untuk dua ruas tol tersebut. Langkah ini akan dilakukan di saat mendekati proses konstruksi.

Ruas Semanan-Sunter memiliki panjang 17,88 km sementara Sunter-Pulo Gebang sepanjang 11 km.

"Kontraktornya belum ada. Nanti akan dibuka lelang konstruksinya. Secara pendanaan kita sudah siap," ujar dia.  (ra)

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi tol kemacetan jakarta 6 ruas tol dalam kota
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top