Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMAH MURAH: Sertifikasi Tanah Tak Jelas, Pembangunan Terhambat

BISNIS.COM, KUTA - Persoalan ketidakjelasan proses sertifikasi pertanahan menjadi hambatan percepatan pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  16:55 WIB

BISNIS.COM, KUTA - Persoalan ketidakjelasan proses sertifikasi pertanahan menjadi hambatan percepatan pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Setyo Maharso dalam Rakornas Kadin Bidang Properti, di Kuta, Selasa (21/5/2013) petang. "Persoalan paling urgent saat ini adalah pertanahan yang membutuhkan proses sertifikasi yang cepat," katanya.

Selama ini, kata Setyo, pengenaan berbagai jenis pajak berlapis yang mencapai 49,7% dari nilai jual akhir (NJA) dinilai sangat memberatkan pengembang. “Kalau dulu permasalahan di daerah itu bicara soal kekurangan listrik dan air, tapi sekarang masalah pembiayaan dan legalitas dari BPN [Badan Pertanahan Nasional]. Perizinan ini tidak pernah kelihatan tapi mengganggu,” kata Setyo.

Dalam dialog antara Kadin Bidang Properti dan Kawasan Industri, REI dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Kuta, Bali petang itu, muncul komitmen dari BPN untuk bersedia melakukan MoU (memorandum of understanding) dengan Kadin Bidang Properti dan REI terkait kemudahan sertifikasi tanah.  Namun sayang,  dalam pertemuan dan dialog tersebut tertutup bagi media.

“BPN sudah menjawab bahwa akan membuat cepat, murah dan pasti [sertifikasi tanah]. Tapi MoU sertifikasi ini tidak bisa disiapkan sekarang karena masih dipelajari dulu,” ungkap F Teguh Satria, Ketua Komite Tetap Kebijakan Bidang Properti dan Kawasan Industri Kadin. (mfm)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rei bpn rumah sederhana rumah murah

Sumber : Peni Widarti

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top