Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CHATIB BASRI: Kaji Kebijakan Insentif Fiskal

BISNIS.COM, JAKARTA— Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan meninjau kembali kebijakan insentif fiskal yang ada, khususnya tax holiday, untuk mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri.
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 21 Mei 2013  |  13:09 WIB
CHATIB BASRI: Kaji Kebijakan Insentif Fiskal
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA— Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan meninjau kembali kebijakan insentif fiskal yang ada, khususnya tax holiday, untuk mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan investasi harus didorong untuk membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dia melanjutkan investasi baru dapat berjalan apabila didukung oleh insentif fiskal.

Akan tetapi, ujarnya, hal itu tidak mesti dalam bentuk insentif baru. Sering kali, lanjutnya, insentifnya sudah ada tapi tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh industri. 

Dia mencontohkan insentif tax holiday yang hingga saat ini baru dijalankan oleh dua perusahaan saja. 

"Mengapa begitu? Kami bisa duduk untuk melihat jangan-jangan skemanya itu tidak sepenuhnya cocok, walaupun insentifnya ada. Bukan berarti insentif baru, tetapi insentif yang bisa efektif," ujarnya usai dilantik sebagai Menteri Keuangan dalam sisa masa jabatan 2009 - 2014 di Istana Negara, Komplek Istana Kepresidenan, Selasa (21/5/2013). 

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah akan mengkaji bagaimana mengefektifkan insentif yang ada sehingga dapat diserap oleh pelaku industri.

"Lebih kepada strukturnya atau skimnya. Kalau sudah bicara mengenai angka, kita harus lihat implikasinya pada fiskal. Tapi prinsipnya kami akan dorong investasi."

Chatib mengingatkan muara akhir dari pembangunan ekonomi adalah ksejahteraan rakyat. Salah satu indikasinya, lanjutnya, adalah peningkatan lapangan kerja.

"Berarti investasi di sektor yang dapat meningkatkan lapangan kerja itu harus disupport. Nah struktur bujetnya seperti apa, struktur anggaran seperti apa yang bisa,  itu yang perlu dilakukan," ujarnya. 

Chatib menambahkan, salah satu fungsi utama yang harus dilakukannya sebagai Menteri Keuangan adalah menjaga fiskal yang prudent. Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan yang dilakukan harus baik dan hati-hati.

"Itu sebabnya tugas pemerintah, dan ini yang segera dilakukan, adalah melihat struktur subsidinya. Diubah dari hanya untuk menengah ke atas menjadi untuk golongan menengah ke bawah," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tax holiday chatib basri insentif fiskal menkeu baru
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top