Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TAX HOLIDAY: Pengusaha Sambut Pelonggaran Aturan

BISNIS.COM, JAKARTA – Pengusaha di Tanah Air menyambut baik keinginan pemerintah memperlonggar aturan pemberian fasilitas pembebasan atau pengurangan pajak untuk memacu investasi di dalam negeri.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 19 Mei 2013  |  17:54 WIB
TAX HOLIDAY: Pengusaha Sambut Pelonggaran Aturan
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA – Pengusaha di Tanah Air menyambut baik keinginan pemerintah memperlonggar aturan pemberian fasilitas pembebasan atau pengurangan pajak untuk memacu investasi di dalam negeri.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Hariyadi B. Sukamdani berpendapat fasilitas tax holiday selama ini sulit diakses pengusaha dalam negeri karena syarat nilai investasi yang terlalu tinggi, yakni minimal Rp1 triliun.

Dia mengusulkan agar batas bawah nilai investasi itu diturunkan menjadi Rp500 miliar jika pemerintah berniat mengubah syarat nilai penanaman modal dalam Peraturan Menteri Keuangan No 130/2011 tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Keuangan Hatta Rajasa menyampaikan rencana revisi beleid tersebut, termasuk soal nilai investasi.

“Kalau memang mau menurunkan (syarat nilai investasi), jangan nanggung-nanggung. Kami mendukung (revisi), tinggal nanti seperti apa,” katanya saat dihubungi, Minggu (19/5/2013).

Hariyadi berpendapat pelonggaran regulasi itu dapat menggairahkan investasi di Tanah Air, baik berasal dari pemodal asing maupun dalam negeri.

Pemerintah pada  2012 hanya menyetujui dua perusahaan penerima insentif tax holiday, yakni PT Petrokimia Butadiene Indonesia yang merupakan anak usaha PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan PT Unilever Oleochemical Indonesia, sister company dari PT Unilever Indonesia Tbk.

Dua perusahaan lain tengah mengajukan proposal tax holiday, yakni PT Indorama Polychemical Indonesia yang akan mendirikan pabrik poliester senilai US$185 juta dan Sinar Mas Group yang berencana membangun pabrik oleokimia senilai US$245 juta. (mfm)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hatta rajasa kadin tax holiday hariyadi b. sukamdani
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top