Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nggak Laku! Apartemen Mewah di Hong Kong Ini Diobral Murah

Pengembang besar Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd menawarkan diskon hingga 40% untuk pembelian apartemen mewah The Corniche di Hong Kong.
Proyek apartemen mewah The Corniche yang dikembangkan Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd., di Hong Kong - Bloomberg.
Proyek apartemen mewah The Corniche yang dikembangkan Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd., di Hong Kong - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan properti asal China selaku pengembang The Corniche di Hong Kong memangkas harga jual apartemen mewah miliknya hingga 40%.

Penawaran tersebut dilakukan di tengah meningkatnya tekanan pembayaran utang perusahaan, rendahnya penjualan dan semakin ketatnya persaingan pasar properti di Hong Kong.

Bloomberg melaporkan, harga beberapa unit di menara pertama The Corniche telah diturunkan menjadi sekitar HK$25.000 atau setara Rp51,7 juta ($3.200) per kaki persegi. Itu mewakili diskon lebih dari 40% dari harga awal yang diminta sebesar HK$45.000 atau setara Rp93,1 juta.

Untuk diketahui proyek enam menara ini dikembangkan oleh Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd.. Kendati begitu, pengembang hanya berhasil menjual lima dari 295 apartemen sejak pemasaran dimulai pada Januari 2023.

Apartemen dibanderol antara HK$40.000 dan HK$50.000 (setara Rp82,6 juta - Rp103,3 juta) per kaki persegi, menurut perhitungan Bloomberg berdasarkan data transaksi, dengan yang terbaru pada bulan Januari.

Masyarakat menyebut, keuntungan lain bagi calon pembeli yakni memberikan waktu 120 hingga 180 hari untuk membayar uang muka.

Sementara itu, Logan menolak berkomentar terkait utang yang akan segera jatuh tempo. Perwakilan KWG juga tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Logan dan KWG mengambil pinjaman proyek sindikasi senilai HK$10,2 miliar atau setara Rp21 triliun untuk proyek apartemen mewah The Corniche yang akan jatuh tempo pada akhir Agustus 2024.

Manajer investasi alternatif Ares Management Corp. telah mengirimkan proposal dalam beberapa minggu terakhir ke beberapa bank untuk membeli saham pinjaman tersebut dengan harga sekitar 95 sen dolar.

Baik Logan maupun KWG telah gagal membayar utang luar negeri mereka selama krisis properti yang sedang berlangsung di China dan kini sedang dalam pembicaraan restrukturisasi dengan para kreditor. Properti di kawasan Southside di Pulau Hong Kong diharapkan menjadi aset utama dalam negosiasi.

Pasar perumahan Hong Kong telah merosot karena tingginya suku bunga, arus keluar populasi, dan kekhawatiran terhadap perekonomian.

Sepi Peminat

Diskon Corniche datang tepat ketika pengembangan Southside lainnya, Blue Coast milik CK Asset Holdings Ltd., menarik banyak perhatian karena harganya yang rendah.

Proyek tersebut, yang menurut CK Asset memiliki harga di bawah biaya dan lebih dari 20% lebih murah dibandingkan apartemen di dekatnya, mengalami kelebihan permintaan lebih dari 50 kali lipat selama peluncuran penjualan baru-baru ini.

UBS Group AG memperkirakan, nilai properti residensial Hong Kong akan turun lebih lanjut sebesar 5% tahun ini. Ketika pembeli rumah memilih untuk membeli rumah baru di tengah banyaknya peluncuran rumah, harga di pasar sekunder berada di bawah tekanan.

Proyek apartemen The Corniche yang dikembangkan Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd., di Hong Kong - Bloomberg
Proyek apartemen The Corniche yang dikembangkan Logan Group Co. dan KWG Group Holdings Ltd., di Hong Kong - Bloomberg

The Corniche Hong Kong adalah apartemen megah yang memiliki posisi strategis yakni di tepi pantai yang menghadap ke laut China selatan. Faktanya, meski menawarkan pemandangan menarik dan mewah, tak seorang pun ingin tinggal di sana.

Setelah rampung dan mulai dipasarkan pada 2017, proyek tersebut masih sepi dan kini lokasinya dikelilingi fasilitas pengolahan limbah dan sekolah mengemudi. Bahkan, pusat perbelanjaan terdekatnya pun diubah menjadi bangunan industri.

The Corniche seharusnya menghasilkan penjualan US$3,8 miliar atau setara dengan Rp56 triliun setelah pengembang membeli tanah di area terbaik itu. 

Namun, kini properti residensial yang terdiri dari 6 blok dan 295 unit dengan berbagai tipe seperti suite, penthouse, hingga flat megah itu mencerminkan nasib pengembangnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper