Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Libur Lebaran, KAI Commuter Prediksi Angkut 16,4 Juta Penumpang

KAI Commuter memprediksi jumlah pengguna KRL Commuter Jabodetabek akan menembus 16,4 juta orang pada masa angkutan Lebaran 5 April-16 April 2024.
Rangkaian kereta rel listrik atau KAI Commuter melintas di Jakarta, Senin (18/9/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Rangkaian kereta rel listrik atau KAI Commuter melintas di Jakarta, Senin (18/9/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter memprediksi jumlah pengguna KRL Commuter Jabodetabek akan menembus 16,4 juta orang pada masa angkutan Lebaran 5 April-16 April 2024.

Anne Purba, VP Corporate Secretary KAI Commuter menuturkan, prediksi tersebut naik 4% dibandingkan periode tahun 2023 yakni sebanyak 15,7 juta orang. Anne memprediksi, puncak pengguna KRL Jabodetabek pada masa libur Lebaran 2024 akan terjadi pada 14 April dengan proyeksi 791.246 orang.

Anne menuturkan, jumlah pengguna akan didominasi oleh pengguna musiman yang akan bersilaturahmi ke sanak saudara. Pengguna KRL Jabodetabek juga akan banyak berkunjung ke tempat wisata dan pusat perbelanjaan yang berada dekat dengan stasiun-stasiun Commuter Line Jabodetabek. 

"Contohnya di Stasiun Pasar Minggu ada Ragunan, kemudian Tanjung Barat karena dekat mal, Jakarta Kota juga akan ramai," kata Anne dalam media gathering di Jakarta pada Jumat (5/4/2024).

Adapun, selama Angkutan Lebaran ini, KAI Commuter akan mengoperasikan perjalanan KRL Jabodetabek sebanyak 1.061 perjalanan per hari untuk seluruh lintas Jabodetabek guna melayani pengguna yang akan beraktivitas selama musim libur Lebaran. 

Dia mengatakan, selama libur Lebaran waktu kepadatan penumpang akan mengalami pergeseran. Anne menuturkan, kepadatan penumpang KRL Jabodetabek selama libur Lebaran baru akan terlihat sekitar pukul 08.00 pagi hingga siang hari. 

Selanjutnya, kepadatan penumpang akan berkurang pada sore hari hingga sekitar pukul 21.00 malam. Seiring dengan hal tersebut, KAI Commuter akan mempersiapkan rekayasa pola operasi KRL Jabodetabek untuk menyesuaikan dengan pola pergerakan penumpang. 

Meski demikian, dia memastikan waktu kedatangan antar kereta atau headway akan tetap dijaga dengan optimal. 

"Kami akan mensosialisasikan perubahan jadwalnya nanti, tetapi jadwalnya tidak akan signifikan berubahnya," ujar Anne. 

Adapun, dia mengimbau masyarakat untuk menggunakan KMT, Kartu Bank (E-money, Flazz, Tap Cash, Brizzi, Jakcard) atau QR Code pada aplikasi Go Transit by Gojek, siapkan saldo minimum untuk setiap perjalanan menggunakan KRL Jabodetabek


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper