Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Walah, APBN Defisit Rp700 Miliar pada Oktober 2023!

Defisit APBN mulai terjadi, sejalan dengan rencana pemerintah yang mendesain APBN 2023 untuk defisit hingga 2,28%.
Potret gedung dan permukiman di Jakarta pada Senin (15/8/2022). / Bloomberg-Muhammad Fadli
Potret gedung dan permukiman di Jakarta pada Senin (15/8/2022). / Bloomberg-Muhammad Fadli

Bisnis.com, JAKARTA — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN mulai mencatatkan defisit pertama kalinya pada tahun ini, yakni 0,003% terhadap produk domestik bruto atau PDB.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (24/11/2023). Sri Mulyani memaparkan perkembangan dan posisi APBN per Oktober 2023.

Apabila pada September 2023 APBN masih mencatatkan surplus Rp67,7 triliun per September 2023 atau 0,33% terhadap PDB, defisit mulai terjadi pada Oktober 2023.

"Postur APBN sudah mulai defisit Rp700 miliar atau 0,003% dari PDB," ujar Sri Mulyani, Jumat (24/11/2023).

Sri Mulyani menyampaikan keseimbangan primer hingga Oktober 2023 masih surplus Rp365,4 triliun. Namun, nilai itu sudah turun dari posisi keseimbangan primer September 2023 yakni Rp389,7 triliun.

Jika dirinci, pendapatan negara hingga Oktober 2023 terkumpul Rp2.240,1 triliun atau 90,9% dari target APBN tahun anggaran 2023.

Realisasi pendapatan negara tersebut meningkat 2,8% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Sejalan dengan itu, realisasi belanja negara telah mencapai Rp2.240,8 triliun atau mencapai 73,2% dari pagu 2023. Realisasi belanja negara ini turun 4,7% dari periode yang sama pada 2022.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper