Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prabowo Geram, Kekayaan Indonesia Lari Ke Luar Negeri!

Prabowo Subianto blak-blakan soal fenomena kekayaan Indonesia yang justru lari ke luar negeri. Apa katanya?
Bacapres, Prabowo Subianto di kediamannya di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2023) - Bisnis/Anshary Madya Sukma
Bacapres, Prabowo Subianto di kediamannya di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (17/10/2023) - Bisnis/Anshary Madya Sukma

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto menegaskan soal fenomena larinya kekayaan Indonesia ke luar negeri atau net outflow. 

Menurutnya, fenomena mengalir kekayaan nasional keluar negeri terjadi lantaran tidak adanya rasa setia kepada UUD 1945, khususnya pasal 33.

“Pasal 33 itu blue print ekonomi Indonesia. Tiap negara punya budaya lain dan kultur berbeda, kalau di negara Barat sangat yakin dengan kapitalisme neo liberal itu mereka. Budaya kita, pendiri bangsa kita, tidak merancang Indonesia seperti itu,” ujarnya di acara Sarasehan 100 Ekonom 2023, Rabu (8/11/2023).

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa negara-negara yang ekonomi tumbuh sangat pesat justru negara yang punya pasal mirip dengan Pasal 33 UUD 1945.

Menurutnya, semua orang boleh berargumen berapa kekayaan yang dikuasai negara. Namun, prinsipnya negara harus aktif bahkan kalau perlu intervensi.

“Sistem kita tidak bisa lagi meneruskan kapitalisme neolib karena di Barat sudah tidak laku. Di Barat sebut ekonomi neolib tidak bisa membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak, tapi hanya kekayaan 1% bahkan kurang,” jelasnya.

Prabowo mengatakan Indonesia harus kembali kepada ekonomi Pancasila, yaitu gabungan antara yang terbaik dari kapitalisme dan yang terbaik dari sosialisme.

“Indonesia harus memilih jalan tengah, the middle way. Jalan kompromistis, jalan saling mengalah,” katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper