Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pandu Sjahrir: Batu Bara Jadi Investor Terbesar Transisi Energi RI

Pandu Sjahrir menjelaskan alasan dirinya menyebut industri batu bara sebagai investor terbesar transisi energi di Indonesia.
Aktivitas tambang batu bara di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. - Bisnis/Husnul Iga Puspita
Aktivitas tambang batu bara di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. - Bisnis/Husnul Iga Puspita

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini sedang dalam misi untuk mengurangi emisi karbon guna mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.

Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) Pandu Patria Sjahrir mengatakan bahwa perusahaaan batu bara merupakan salah investor paling besar dalam transisi energi saat ini.

Selain pada sisi transisi energi, Pandu juga menilai bahwa perusahaan batu bara juga menjadi salah satu penyumbang dari pendapatan negara.

“Perkembangan batu bara mungkin salah satu pendapatan paling penting untuk negara, pengusaha batu bara investor terbesar di non coal. Untuk NZE, coal player investasinya paling besar,” kata Pandu dalam Bloomberg Technoz Ecofest di The Westin Hotel dikutip, Kamis (28/9/2023).

Selain itu, terkait bursa karbon yang sudah diluncurkan pada Selasa (26/9/2023) lalu, Pandu melihat bahwa pendapatan yang dapat dihasilkan dari bursa karbon nantinya dapat melebihi apa yang dihasilkan oleh batu bara.

Dengan demikian, secara tidak langsung bursa karbon akan menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam proyek transisi energi Indonesia.

“Pasar karbon kemarin baru saja diresmikan, jadi sudah ada pasar nasional. Uang yang dihasilkan dari bisnis karbon saya kira lebih banyak, dibandingkan bisnis batu bara,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut bahwa pemerintah tengah mengembangkan peta jalan transisi energi dalam rangka mencapai Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 atau lebih cepat.

Pada peta jalan ini pemerintah akan mengembangkan 700 GW potensi energi terbarukan dalam bauran energi yang berasal dari tenaga surya, air, laut, panas bumi, serta nuklir.

Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut, Arifin menyebur saat ini pemerintah berencana membangun super grid dalam rangka mengoptimalkan potensi energi terbarukan sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan sistem kelistrikan.

Super grid ini tidak hanya untuk Indonesia nantinya hal ini akan membuka peluang untuk terhubung ke Asean Power Grid guna mendukung NZE negara di kawasan Asia Tenggara.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper