Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PUPR Beri Sinyal Teken Kontrak Baru dengan Roatex soal MLFF

Hingga saat ini pemerintah bersama Roatex masih menyepakati sistem MLFF yang akan digunakan melalui proses transisi.
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah mobil memasuki gerbang tol Pondok Ranji di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (15/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga memberikan sinyal akan merumuskan kesepakatan baru terkait penerapan transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF).

Direktur Jenderal Bina Marga, Hedy Rahadian, mengungkapkan bahwa pada hari ini, Kamis (7/9/2023) pihaknya telah melakukan pertemuan dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

"Kita masih akan lanjut Senin (11/9/2023). Masih ada yang perlu kita pertemukan nanti kita lanjutkan," kata Hedy saat ditemui di kompleks DPR RI, Kamis (7/9/2023).

Hedy melanjutkan, hingga saat ini pemerintah bersama Roatex masih menyepakati sistem yang akan digunakan melalui proses transisi. 

Seiring dengan hal tersebut, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama dengan Badan Usaha Pelaksana (BUP) terkait nantinya masih akan terlebih dahulu meneken kontrak baru sebelum proses uji coba dilancarkan.

"Kan harus sepakat dulu transisi itu yang biayain siapa, karena nggak ada dalam kontrak sebelumnya. Karena kalau masalah uang tidak bisa salaman gitu aja, harus jelas perhitungannya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, uji coba MLFF di Jalan Tol Bali Mandara batal diterapkan pada 1 Juni 2023 karena teknologi sistem MLFF belum memenuhi standar key performance indicator atau KPI yang disepakati. Hal ini menyangkut jaminan 100 persen pendapatan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dari tarif tol melalui transaksi tanpa sentuh itu.

Keputusan tersebut membuat perusahaan asal Hungaria, Roatex yang melakukan transfer teknologi melalui anak usahanya PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), memberhentikan jajaran Board of Director (BOD) dari pihak Indonesia. 

Namun demikian, Direktur Utama PT RITS, Attila Keszeg, mengatakan bahwa pihaknya masih akan tetap berupaya untuk menyelesaikan dan menyempurnakan sistem yang saat ini telah memiliki progres positif.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper