Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemerintah Gelontorkan Rp37,4 Triliun untuk Pemilu 2024

Pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp37,4 triliun untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Kotak suara Pemilihan Umum 2019/Bisnis.com-Andhika
Kotak suara Pemilihan Umum 2019/Bisnis.com-Andhika

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp37,4 triliun untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

Hal disampaikan oleh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (23/8/2023).

Isa mengatakan, anggaran sebesar Rp37,4 triliun tersebut ditujukan untuk belanja Komisi Pemilu Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kementerian Dalam Negeri, Polri, serta kementerian dan lembaga (K/L) terkait lainnya.

Selain itu, Isa juga mengatakan anggaran tersebut hanya untuk belanja Pemilu putaran pertama, sedangkan anggaran untuk putaran kedua masih dicadangkan melalui Bendahara Umum Negara.

“Anggaran Pemilu 2024 sekitar 37,4 triliun. Untuk putaran kedua, seandainya terjadi, masih dicadangkan di Bendahara Umum Negara,” katanya.

Berdasarkan catatan Bisnis, anggaran belanja untuk KPU sendiri ditetapkan sebesar Rp28,36 triliun untuk tahun anggaran 2024.

Jika dirincikan, anggaran untuk program penyelenggaraan pemilu dalam proses konsolidasi demokrasi sebesar Rp26,28 triliun. Kemudian, anggaran untuk program dukungan manajemen ditetapkan sebesar Rp2,07 triliun.

Sebelumnya, dalam audiensi antara DPR dan KPU disepakati bahwa telah disepakati besaran dana pelaksanaan Pemilu 2024 yakni Rp76,6 triliun.

Pemilu dijadwalkan akan digelar secara serentak pada 14 Februari 2024. Sementara Pilkada Serentak akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Pendaftaran partai politik sebagai peserta pemilu dijadwalkan akan ditetapkan pada Agustus 2022. Kemudian verifikasi parpol calon peserta pemilu akan ditetapkan pada Desember 2022.

"Anggaran Pemilu 2024 agar dilakukan secara efektif dan efisien serta dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan sejak dimulainya tahapan pemilu," kata Ketua DPR Puan Maharani.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Editor : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper