Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Investasi Hulu Migas hingga Penjualan Mobil Sedan

Berita tentang investasi hulu migas menjadi salah satu berita pilihan editor BisnisIndonesia.id hari ini.
Ilustrasi-Canva
Ilustrasi-Canva

Bisnis.com, JAKARTA – Komitmen pemerintah untuk terus mengungkit investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi kian kuat meskipun dorongan untuk melakukan transisi energi fosil ke energi baru terbarukan juga kian masif digencarkan.

Berita tentang investasi hulu migas menjadi salah satu berita pilihan editor BisnisIndonesia.id hari ini. Selain berita tersebut, sejumlah berita menarik lainnya turut tersaji dari meja redaksi BisnisIndonesia.id.

Berikut ini highlight Bisnisindonesia.id, Sabtu (17/6/2023):

1. Pemanis Berlapis Investasi Hulu Migas

Terlebih, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga berencana menawarkan 10 calon wilayah kerja minyak dan gas bumi (migas) baru pada 2024 guna meningkatkan produksi migas nasional.

Selain itu, industri hulu migas nasional juga masih menjadi tulang punggung penerimaan negara, baik dari segi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) maupun pajak, terlebih pada saat harga minyak dalam posisi yang cukup bagus.

Sepanjang tahun lalu saja, industri hulu migas masih memberikan setoran jumbo kepada negara, yakni sekitar Rp700 triliun, sejalan dengan penyederhanaan proses bisnis, transformasi, digitalisasi, dan integrasi sistem dengan berbagai pihak terkait.

Sejalan dengan itu, juga ada target besar yang harus dicapai dalam 8 tahun ke depan, yakni produksi siap jual (lifting) minyak bumi 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) pada 2030 nanti.

 

2. Perlombaan Bank Asing Sasar Pembiayaan Hijau Domestik

Besarnya potensi pasar ekonomi hijau di Indonesia seiring dengan agenda besar transisi menuju ekonomi hijau turut menarik minat kalangan bank-bank asing yang membuka kantor cabangnya di Indonesia. Bank-bank ini pun berlomba mengucurkan pembiayaan hijau pada debitur domestik.

Standard Chartered PLC. (StanChart) misalnya secara global berinovasi meluncurkan produk keuangan berkelanjutan baru, termasuk pembiayan hijau seperti pembiayaan perdagangan berkelanjutan dan perjanjian pembelian kembali yang dikaitkan dengan kriteria environmental, social, and governance (ESG).

Bank ini juga meluncurkan green mortgage, green auto loan dan sustainable deposit. StanChart menargetkan untuk memobilisasi pembiayaan hijau dan transisi sebesar US$300 miliar pada akhir dekade ini.Chairman Standard Chartered Group, Jose Vinals, mengatakan bahwa upaya mendorong pembiayaan hijau juga dilakukan di Indonesia sebagai pasar yang potensial.

“Apalagi, Indonesia telah sukses menjadi penanggung jawab Presidensi G20,” ujar Jose dalam Editors Roundtable yang digelar Standard Chartered pada Kamis (15/6/2023).

Penerapan keuangan berkelanjutan memang menjadi salah satu isu yang diangkat dalam pertemuan puncak G20 di Indonesia tahun lalu. Jose juga mengatakan sejauh ini StanChart mempunyai berbagai portofolio pembiayaan hijau di Indonesia.

Standard Chartered memang telah membiayai proyek PLTS Cirata 145 Megawatt. PLTS ini akan menyediakan listrik yang cukup untuk menyalakan 50.000 rumah, dan akan mengimbangi 214.000 ton emisi karbon dioksida.

Standard Chartered juga berkerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan ambil bagian sebagai Joint Green Structuring Advisor.

 

3. Utang Luar Negeri Pemerintah, Aman Tapi Masih Menjulang

Secara keseluruhan utang luar negeri Indonesia, berdasarkan statistik utang luar negeri Indonesia, edisi Juni 2023, terdiri atas utang luar negeri pemerintah, bank sentral, dan swasta. Hingga April, 2023 utang luar negeri (ULN) Indonesia turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Posisi ULN Indonesia pada akhir April 2023 mencapai US$403,1 miliar. Jumlah tersebut  lebih rendah dibandingkan dengan posisi ULN akhir Maret 2023 yang mencapai US$403,3 miliar.

Berdasarka data di atas, ULN Indonesia secara tahunan mengalami kontraksi pertumbuhan 1,3 persen (year-on-year/YoY). Kontraksi ULN Indonesia pada bulan sebelumnya tercatat mencapai 1,8 persen (YoY).

Kontraksi pertumbuhan ULN pada April 2023 terutama bersumber dari penurunan ULN sektor swasta.

Sementara itu, ULN pemerintah digambarkan tetap terkendali. Pada akhir April 2023 ULN Pemerintah tercatat sebesar US$194,1 mliar. Posisi tersebut relatif stabil dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya yang mencapai US$ 194,0 miliar.

Secara tahunan posisi ULN pemerntah tumbuh 1,8 persen (YoY) seielah mengalam kontraksi 1,1 persen (YoY) pada bulan sebelumnya.

Perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh penempatan investasi portofolo di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik seiring dengan sentimen positif pelaku pasar global yang tetap terjaga.

SULNI edisi Juni 2023 menyebutkan penarikan ULN pemerintah pada April 2023 masih diutamakan untuk mendukung pembiayaan sektor prcduktif dan prioritas. Hal itu, khususnya, digunakan untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Pemerintah memastikan akan terus berkomitmen mengelola ULN secara hati-hati, efisien, dan akuntabel. Di dalamnya termasuk menjaga kredibiilitas dalam memenuh kewajban pembayaran pokok dan bunga secara tepat waktu.

4. IPO Anak Usaha Pertamina, PHE Akan Lepas 5—10 Persen Saham

Rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham anak usaha Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) digadang-gadang akan membawa Bursa Efek Indonesia kembali menyentuh rekor penggalangan dana sepanjang masa.

Kendati PHE disebut bakal melepas porsi 5—10 persen saham kepada publik, kehadiran Subholding Upstream PT Pertamina (Persero) itu di pasar modal nantinya akan tetap berpengaruh terhadap laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (15/6/2023), menyebutkan bahwa PHE bakal melepas 5—10 persen saham kepada publik pada saat IPO yang ditargetkan selesai akhir semester ini. 

Rencana bagian saham yang ditawarkan pada publik itu lebih rendah dari porsi saham yang sempat disampaikan Direktur Utama PHE Wiko Migantoro saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI pada 10 April 2023 lalu. Saat itu, Wiko menargetkan perseroannya dapat melepas hingga 15 persen sahamnya dalam penawaran umum perdana kepada publik. 

5. Geliat Baru Mobil Tipe Sedan

Di saat pasar otomotif yang melaju lambat, penjualan mobil penumpang tipe sedan melejit sepanjang lima bulan pertama tahun ini. Pertanda bangkit dari keterpurukan?

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengumumkan bahwa penjualan sedan sepanjang Januari-Mei 2023 mencapai 4.163 unit atau meningkat signifikan 64 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.532 unit.

Segmen sedan dikelompokkan menjadi tiga bagian berdasarkan kapasitas mesin, yakni sedan kompak CC < 1.500, sedan medium berkapasitas 1.501 < CC < 3.000 (G)/2.500 (D), serta sedan besar dengan mesin CC > 3.001 (G)/2.500 (D).

Segmen mobil sedan didominasi oleh tipe medium. Sepanjang Januari-Mei 2023, penjualan sedan tipe medium meningkat 70 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 2.834 unit. Laju kencang penjualan sedan medium membuatnya semakin dominan dengan pangsa 68 persen.

Sedan besar berakselerasi signifikan. Penjualannya sepanjang Januari-Mei 2023 meningkat 77 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 886 unit, sekaligus membuat pangsanya membesar menjadi 21 persen.

Performa sebaliknya terjadi pada sedan kompak, yang menderita penurunan penjualan sekitar 9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi hanya 435 unit. Akibatnya, kontribusinya terhadap penjualan segmen ini susut menjadi 10 persen saja.

Meski demikian, performa sedan medium dan sedan besar yang melaju kencang membuat pangsanya di pasar otomotif nasional membesar. Pangsa pasar sedan sepanjang Januari-Mei 2023 menjadi 1,0 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, pangsa pasar sedan hanya 0,7 persen.

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yanita Petriella
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper