Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sektor Perkantoran Pulih Mulai 2025, Harga Sewa Masih Stagnan

Colliers Indonesia menilai harga sewa yang masih stagnan seiring dengan sektor perkantoran yang mulai pulih pada 2025.
Jajaran gedung perkantoran di Jakarta, Senin (24/8/2020). Bisnis/Abdurachman
Jajaran gedung perkantoran di Jakarta, Senin (24/8/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Terjadinya oversupply di sektor perkantoran tak seimbang dengan peningkatan permintaan. Kondisi ini membuat pengelola mau tak mau menahan kenaikan harga sewa.

Berdasaran data Colliers Quarterly Report Q4 2022, permintaan ruang kantor di Jakarta terkontraksi hingga 127.324 meter2, sedangkan pasokan kumulatif meningkat 2 persen (year-on-year/yoy).

Senior Director Office Services Colliers Indonesia, Bagus Adikusumo memprediksi pemulihan sektor perkantoran di Jakarta akan terjadi pada awal 2025 ketika pasokan ruang baru berhenti diproduksi.

"Jadi yang masuk ke pasar perkantoran itu supply-supply yang sedang berjalan sekarang," kata Bagus, dikutip Rabu (29/3/2023).

Dalam laporan tersebut, sekitar 700.000 meter2 pasokan baru saat ini sedang dibangun di Jakarta, dengan 70 persen dari total pasokan tersebut berlokasi di Central Business District (CBD) dan diperkirakan akan selesai pada 2025.

"Tidak akan ada lagi supply baru yang masuk karena memang terlalu berisiko untuk membangun gedung kantor saat ini," ujarnya.

Hingga akhir 2022, total luas pasokan kantor di CBD adalah 7,04 juta meter2. Secara tahunan, pasokan ruang kantor bertambah sekitar 76.000 meter2 pada 2022 yang merupakan penambahan supply terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, tingkat hunian keseluruhan di CBD adalah 74,7 persen pada Q4 2022, turun kurang dari 1 persen dari kuartal ketiga 2022. Salah satu alasan penurunan rata-rata hunian pada 2022 adalah kurangnya penyewa yang berkomitmen.

Kurangnya permintaan kantor membuat pengembang memprioritaskan tingkat okupansi daripada menaikkan tarif sewa. Bahkan, beberapa pengembang telah mengurangi permintaan biaya sewa dasar mereka untuk menarik lebih banyak penyewa.

Kondisi tersebut membuat tarif sewa rata-rata di CBD tercatat sebesar Rp239.209 pada 2022, turun kurang dari 1 persen dari 2021. Meskipun terus turun, kinerja sewa jauh lebih baik pada 2022 dibandingkan pada 2021, ketika turun sekitar 7 persen dibandingkan dengan pada 2020.

Di satu sisi, Colliers memperkirakan akan terjadi kenaikan sewa rata-rata sebesar 4 - 5 persen pada 2023. Perhitungan ini mencakup beberapa gedung perkantoran premium yang akan selesai pada 2023.

Namun, melihat kondisi pasokan berlebih saat ini, Bagus memprediksi harga sewa ruang kantor di CBD Jakarta akan tetap stagnan dan belum akan mengalami kenaikan signifikan.

"Saya rasa masih belum, karena supply masih banyak yang baru. Tapi, permintaan sudah mulai terlihat membaik karena memang GDP growth kita sudah di angka 5 persen," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper