Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang Mudik Lebaran, Kemenhub Ramp Check Pesawat di 40 Bandara

Kemenhub akan melakukan ramp check pesawat di 40 bandara jelang mudik Lebaran.
Petugas melintas di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/4)./JIBI-Dwi Prasetya
Petugas melintas di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/4)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan inspeksi atau ramp check pesawat udara pada 40 bandara di Indonesia mulai 11 April hingga 2 Mei 2023 dalam rangka persiapan menyambut masa angkutan mudik Lebaran 2023.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub M. Mauludin memaparkan inspeksi tersebut akan dilakukan pada bandara – bandara yang berada di wilayah Otoritas Bandar Udara Wilayah I hingga X.

Dia menjelaskan, para Inspektur Operasi dan Kelaikan Udara melakukan inspeksi secara rutin dan berkala. Hal ini terutama pada momen libur (peak season) seperti Natal, Tahun Baru, Lebaran Idul Fitri, Musim Haji, dan momen besar lainnya.

“Untuk angkutan Lebaran tahun ini, kami akan melakukan inspeksi di 40 bandara, mulai April sampai Mei 2023. Inspeksi dilakukan oleh tim Inspektur dari Operasi dan Kelaikan Udara berdasarkan area inspeksi masing-masing,” jelasnya dalam acara diskusi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2023, Kamis (16/3/2023).

Sebagai informasi, ramp inspection adalah inspeksi terencana yang dilakukan di pesawat untuk memverifikasi kepatuhan operator penerbangan terhadap standar dan peraturan yang ditetapkan selama pengoperasian pesawat udara. 

Mauludin memaparkan objek pengawasan yang dilakukan meliputi dokumen wajib pada saat on board, memonitor masalah atau defect yang terjadi dan perbaikannya, memantau pelaksanaan perawatan rutin dan berkala yang wajib dikerjakan.

Selain itu, ramp inspection juga memeriksa kondisi umum pesawat setiap kedatangan dan juga keberangkatan. Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung keselamatan penerbangan selama periode angkutan Lebaran. 

“Keselamatan merupakan aspek utama dan sangat penting dalam penerbangan, yang sejalan dengan aspek keamanan,” ujar Mauludin.

Mauludin menambahkan, saat ini Kemenhub telah mempersiapkan 412 armada pesawat yang dioperasikan oleh 13 maskapai untuk melayani penerbangan reguler selama masa angkutan Lebaran. Dia berharap, jumlah pesawat dapat bertambah seiring berjalannya pelaksanaan angkutan udara Lebaran.

 Berdasarkan data Direktorat Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat pada 15 Maret 2023, tercatat 8 maskapai memiliki diatas 20 pesawat siap beroperasi untuk angkutan Lebaran 2023.

Maskapai milik Rusdi Kirana, Lion Air, memiliki armada terbanyak dengan 86 pesawat yang siap terbang. Sementara itu, 24 pesawat maskapai ini masih berada dalam tahap maintenance.

Menyusul di belakang Lion Air adalah entitas anaknya, Batik Air, dengan pesawat yang siap terbang 63 unit dengan 4 unit lain berada di tahap perawatan. Kemudian, maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) tercatat memiliki 54 pesawat siap terbang untuk masa angkutan Lebaran 2023.

Selanjutnya, Wings Air, Citilink, dan Super Air Jet masing – masing memiliki pesawat yang siap terbang sebanyak 50 unit, 48 unit, dan 45 unit. Sementara itu, sebanyak 25 pesawat milik Susi Air telah siap beroperasi selama angkutan Lebaran, disusul oleh IAA dengan 21 unit pesawat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper