Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Investasi Bodong Hingga IPO Perusahaan Asing di BEI

Kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp112 triliun sepanjang tahun 2022. Sementara itu, OJK menunggu kajian BEI soal IPO perusahaan asing.
Ilustrasi/123rf
Ilustrasi/123rf

Bisnis, JAKARTA – Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat kerugian masyarakat akibat investasi ilegal mencapai Rp112 triliun sepanjang tahun 2022. Sementara itu, OJK menunggu kajian BEI terkait perusahaan berbadan hukum asing bisa  IPO di pasar saham Indonesia.

Berita tentang kerugian masyarakat akibat investasi ilegal serta peluang perusahaan berbadan hokum asing bisa melantai di bursa saham bersama sejumlah berita lainnya disajikan secara analitis dan mendalam di  bisnisindonesia.id.

Berikut lima berita pilihan dalam Top 5 News bisnisindonesia.id edisi Minggu, 5 Februari 2023.

1.  Hati-Hati! Investasi Bodong Bikin Masyarakat Rugi Rp112 Triliun

Tingginya kerugian masyarakat akibat investasi bodong terjadi seiring dengan ditemukannya entitas investasi ilegal yang masih berkeliaran.

Padahal, sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2022, Satgas Waspada Investasi (SWI) sudah menghentikan 5.861 entitas ilegal. 

Dari jumlah tersebut, SWI telah menghentikan investasi ilegal sebanyak 1.178, pinjaman online atau pinjol ilegal sebanyak 4.432, dan gadai ilegal sebanyak 251.

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Investasi Bodong Hingga IPO Perusahaan Asing di BEI

Teranyar, SWI menemukan 10 entitas investasi ilegal dan 50 pinjol illegal pada Januari 2023. Dengan demikian, dari temuan tersebut SWI telah menutup 5.921 entitas ilegal dengan rincian 1.188 investasi ilegal, 4.482 pinjol ilegal, dan 251 gadai ilegal.

Dengan kembali ditemukannya investasi bodong, masyarakat harus selalu berhati-hati saat memilih jenis investasi

Untuk menghindari agar tidak terjebak investasi ilegal, masyarakat perlu memiliki pengetahuan tentang ciri-ciri produk investasi ilegal.

2. Menerka Nasib Bisnis Coworking Space di Tengah Badai PHK Startup

Tekanan pada coworking space ini terus berlanjut seiring badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) startup sejak tahun lalu.

Bisnis ruang kerja bersama atau coworking space masih berada diujung tanduk seiring menurunnya permintaan ruang kantor di wilayah Jakarta. Beberapa perusahaan bahkan terpaksa menutup bisnisnya.

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan signifikan terhadap pelemahan performa sektor perkantoran termasuk coworking space

Coworking space, yang menjadi tren dan dikenal sebelum pandemic, umumnya memang dimanfaatkan oleh perusahaan startup

Coworking space dipilih karena fleksibilitas penggunaan ruang bersama dengan harga yang kompetitif. 

Coworking space dapat tetap bertahan jika dapat mengelola kekuatan sebagai media/sarana/ruang kolaborasi antarkeahlian dari berbagai perusahaan.

Tren penurunan permintaan coworking space tidak dapat diartikan dengan ancaman pailit untuk seluruh bisnis. Pasalnya, okupansi coworking space di sejumlah lokasi masih cukup baik. 

3. Megaproyek Ibu Kota Baru IKN Jadi Primadona Investor Asing

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Investasi Bodong Hingga IPO Perusahaan Asing di BEI
Presiden Jokowi dan sejumlah menteri saat meninjau pembangunan IKN./Setpres

Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur membawa geliat tersendiri. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) menjadi daya tarik bagi calon investor asing terhadap Indonesia. 

Pembangunan IKN Nusantara yang 80 persen akan didanai oleh sektor swasta membuka banyak peluang investasi bagi para investor.

Dalam pembangunan ibu kota baru terdapat 5 konsep yang diterapkan yakni konsep hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. 

IKN direncanakan menjadi super hub untuk ekonomi Indonesia, tidak hanya untuk urusan pemerintah dan administrasi, tapi juga untuk dihuni.

Badan Otorita IKN menawarkan proyek-proyek bernilai investasi besar yang dapat digarap oleh investor seperti pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN Nusantara, termasuk pembangunan tol bawah laut atau immerse tunnel

Peluang investasi juga terbuka melalui proyek pembangunan Bandar Udara (Bandara) Sepinggan yang akan menjadi penghubung jalur udara di IKN Nusantara.

Selain itu, di IKN Nusantara akan dibangun kawasan transit oriented development. Fasilitas tersebut dapat dibangun oleh investor. Para investor juga diundang untuk mengembangkan ekosistem pusat keuangan dan kota cerdas.

4. Strategi Berkelanjutan Transmart Bertahan saat Gerai Berguguran

Transmart akan melakukan beberapa langkah strategis agar gerainya bisa bertahan dan bahkan tumbuh ke depannya. 

Salah satunya dengan menjual produk-produk yang bersifat ramah lingkungan dan hemat energi serta memaksimalkan kerja sama dengan sesama perusahaan di bawah naungan CT Corp.

Penutupan puluhan gerai menjadi pembelajaran bagi Transmart agar terus berinovasi. 

Agar bisa kembali tumbuh, Transmart akan secepatnya merilis produk unggulan yang bersifat hemat energi dan ramah lingkungan.

Pada 2023 Transmart juga akan memaksimalkan kerja sama dengan sesama perusahaan Grup CT, khususnya perbankan. 

5. Menanti Kajian soal Perusahaan Asing Bisa IPO di Bursa RI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu kajian dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait kemungkinan perusahaan berbadan hukum asing bisa initial public offering (IPO) atau melantai di pasar saham Indonesia.

Secara khusus, OJK belum mengetahui kajian tersebut. Setelah BEI menyampaikan laporan, OJK baru bisa mengerti apa yang menjadi maksud dan arah kajian tersebut.

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Investasi Bodong Hingga IPO Perusahaan Asing di BEI

BEI dikabarkan tengah mengkaji skema pencatatan perusahaan asing di lantai bursa Indonesia. Kajian atas skema foreign listing itu khususnya terkait dengan perusahaan berbadan hukum asing [selain PT] yang memiliki operasional usaha di Indonesia.

Pihak BEI mengaku mendapat beberapa informasi dan permintaan dari pemilik perusahaan berbadan hukum asing yang operasionalnya di Indonesia.

Mereka sangat berharap perusahaannya dapat tercatat di BEI.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Saeno
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper