Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Apa Kabar Proyek Apartemen Perumnas di Tanjung Barat? Begini Penampakannya

Perum Perumnas mengembangkan hunian vertikal berkonsep TOD untuk milenial di Tanjung Barat, Jakarta. Bagaimana perkembangan proyek tersebut?
Proyek apartemen Samesta Mahata besutan Perum Perumnas di Tanjung Barat, Jakarta - BISNIS/Afifah Rahmah Nurdifa.
Proyek apartemen Samesta Mahata besutan Perum Perumnas di Tanjung Barat, Jakarta - BISNIS/Afifah Rahmah Nurdifa.

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu proyek pengembangan apartemen atau rumah susun berkonsep transit oriented development (TOD) besutan Perum Perumnas di Tanjung Barat, Jakarta, terlihat sepi tanpa pekerjaan konstruksi, apalagi penghuni.

Berdasarkan pantauan Bisnis, Rabu (11/1/2023) di lokasi pengembangan proyek Samesta Mahata, Tanjung Barat, tidak terlihat satu pun pekerja konstruksi alat berat. Padahal, bangunan tinggi tersebut masih belum rampung total.

"Jarang [pekerjaan konstruksi], paling ada pekerja lift saja itu ke atas," kata Agustinus (28), petugas keamanan di proyek tersebut.

Hanya ada 1 tower yang telah dipercantik dengan cat dinding berwarna hijau dan putih disertai jendela dan pagar di balkon. Sementara, tower, basement dan halaman utama apartemen tersebut masih dipenuhi bahan material tak terpasang.

Di sisi lain, pekerjaan konstruksi dengan alat berat justru digunakan untuk proyek lain yang berada tepat di sebelah Samesta Mahata Tanjung Barat. Agustinus mengaku tidak mengetahui pasti proyek apa yang sedang dibangun tersebut.

Apa Kabar Proyek Apartemen Perumnas di Tanjung Barat? Begini Penampakannya

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Perumnas, Budi Saddewa Soediro, tak memberikan progres spesifik proyek hunian tersebut. Namun dia mengatakan penjualan unit telah terserap sepenuhnya untuk segmen subsidi.

"Dari keseluruhan unit yang akan dibangun di Samesta Mahata Tanjung Barat terdapat 3 tower, 1 tower ditujukan untuk segmen subsidi dan sudah terserap secara keseluruhan," kata Budi kepada Bisnis, Rabu (11/1/2023).

Untuk 2 tower lainnya, Budi melanjutkan, ditujukan untuk segmen komersial. Namun, tingkat penyerapan unit sekitar 50 persen. Proyek ini menghadirkan 860 unit apartemen di atas lahan seluas 10.450 meter persegi.

Pembangunan proyek apartemen yang menmpel dengan Stasiun Tanjung Barat itu dilakukan Perumnas dengan menggandeng BUMN lainnya yakni Brantas Abipraya sebagai kontraktor dan PT KAI (Persero) sebagai pengelola lahan di area tersebut.

"Dan daya beli masyarakat khususnya milenial cukup tinggi dikarenakan kemudahannya yang terintegrasi langsung dengan moda transportasi KRL," jelasnya.

Apa Kabar Proyek Apartemen Perumnas di Tanjung Barat? Begini Penampakannya

Berdasarkan catatan Bisnis, pembangunan hunian TOD yang telah berlangsung sejak 2017 itu menghabiskan dana Rp705 miliar.

Sebagai informasi, Perumnas memiliki tiga lokasi hunian vertikal TOD, yaitu Samesta Mahata Serpong di Stasiun Rawa Buntu Tangerang Selatan, Samesta Mahata Margonda di Stasiun Pondok Cina Depok dan Samesta Mahata Tanjung Barat di Stasiun Tanjung Barat Jakarta.

Hunian TOD Perumnas menyediakan fasilitas yang mendukung aktivitas penghuni dari kalangan milenial, seperti ICT smart home, Healthy Life fitness centre, Work Space serta tersedianya fasilitas amphitheatre dan commercial area yang berada tepat di bawah hunian.

Diberitakan sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir, menyinggung persoalan milenial yang masih kesulitan untuk memiliki rumah layak huni dan terjangkau, mengingat harga rumah dan tanah saat ini sangat tinggi.

"Karena itu, kita coba buat terobosan, tanahnya PT KAI yang menganggur itu kita petakan dan kita bangun apartemen, ada yang harganya subsidi dan ada yang nonsubsidi," kata Erick, dikutip Selasa (3/1/2023).

Erick mengatakan, saat ini telah ada 14.000-16.000 unit yang telah dibangun oleh jajarannya. Di tahun ini, proyek pembangunan hunian TOD akan dikolaborasikan antara PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan Perumnas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper