Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jokowi Suntik PMN Rp3,2 Triliun Buat Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Presiden Jokowi meneken PP soal Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3,2 triliun untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 02 Januari 2023  |  06:00 WIB
Jokowi Suntik PMN Rp3,2 Triliun Buat Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Presiden Joko Widodo meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung di Stasiun Tegal Luar, Bandung, Jawa Barat, (13/10/2022). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mendapatkan suntikan dana segar berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3,2 triliun untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Tambahan dana tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 62/2022 yang telah diteken oleh Presiden Joko Widodo pada 31 Desember 2022. Nantinya, dana tersebut bisa untuk mereduksi pembengkakan biaya atau cost overrun megaproyek transportasi tersebut sesuai dengan hasil Rapat Kerja Kementerian BUMN dan Komisi VI DPR pada November 2022.

"Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp3,2 triliun. Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022 sebagaimana ditetapkan kembali dalam Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2022," seperti tertulis dalam PP yang ditetapkan per 31 Desember 2022, dikutip Minggu (1/1/2023).

Sebelumnya, Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo menerangkan persetujuan PMN Rp3,2 triliun dari cadangan investasi 2022. Itu nantinya digunakan porsi ekuitas penambahan dana cost overrun penyelesaian Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).

"Jadi itu bagian dari program untuk menyelesaikan kereta cepat setelah kemarin kita lihat di G20 sudah boleh beroperasi terbatas. Kami akan dorong supaya bisa diselesaikan di Juni 2023 agar dapat dimanfaatkan masyarakat," jelasnya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR, Rabu (23/11/2022).

Dia juga mengakui hal yang menjadi tantangan yakni mendukung pengerjaan dan pengoperasian KCJB bisa tetap sehat bagi KAI.

"Kami beri PMN dan ke depan kami terus dorong perbaikan arus kas di KAI maupun kita akan dorong biaya pemeliharaan prasarana dan segala macam akan kita lihat," tuturnya.

Tiko sapaan akrabnya, menerangkan EBITDA KAI juga sudah mulai pulih berkisar Rp4 triliun. KAI juga bakal melakukan diversifikasi dari sisi KALOG yang memiliki potensi pendapatan cukup besar.

Kementerian BUMN juga sedang berdiskusi dengan Kemenko Maritim dan Investasi menyesuaikan tarif angkutan batu bara sehingga menjadi salah satu pendapatan baru kereta api.

"Agar kereta api bisa meningkatkan sumber pendapatan dari logistik dan juga menyesuaikan harga logistik batu bara, seharusnya KAI ke depan secara cashflow akan baik," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat proyek kereta cepat jakarta-bandung Jokowi pt kereta api indonesia kereta api
Editor : Rio Sandy Pradana

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top