Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bahlil Minta Pengusaha Besar Kolaborasi dengan UMKM, Buat Apa?

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia minta pengusaha besar untuk berkolaborasi dengan pelaku UMKM.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 07 Desember 2022  |  14:40 WIB
Bahlil Minta Pengusaha Besar Kolaborasi dengan UMKM, Buat Apa?
Menteri Investasi/ Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berbicara dalam pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kepala dan Sekretaris OPD (Organisasi Pemeritah Daerah) pada Senin lalu (27/9/2021) - BKPM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia kembali mengingatkan pengusaha besar untuk berkolaborasi dengan pelaku UMKM. Hal tersebut disampaikan Bahlil dalam Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

“Saya tahu betul kontribusi bapak ibu pengusaha besar, yang sudah memajukan ekonomi di daerah dengan baik. Tapi, alangkah baiknya lakukan kolaborasi [dengan UMKM],” kata Bahlil, Rabu (7/12/2022).

Mantan ketua Hipmi itu mengatakan, investasi para pengusaha besar sangat membantu perekonomian Indonesia. Sebagai informasi, ekonomi Indonesia tumbuh impresif di mana pada kuartal III/2022 tercatat tumbuh 5,72 persen (year-on-year/yoy).

Konsumsi rumah tangga dan investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2022, di mana masing-masing tumbuh 5,39 persen dan 4,96 persen secara tahunan.

Sementara itu, porsinya terhadap PDB tercatat sebesar 50,38 persen untuk konsumsi rumah tangga dan 28,55 persen untuk PMTB. Namun, pencapaian tersebut  tidak ada artinya jika masyarakat di daerah tak merasakan dampak positif dari investasi tersebut.

“Apa artinya pertumbuhan ekonomi yang baik, tapi hanya dikuasai oleh segelintir orang, kalau hanya dinikmati investor, sementara rakyat di daerah tidak dapatkan hal yang baik dari investasi,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, saat ini sudah bukan lagi zamannya memikirkan siapa yang paling hebat membangun usaha, namun bagaimana bisa membangun kolaborasi bersama.

“Kompetisi penting, tapi harus diakhiri kolaborasi. Sebab dunia sekarang membutuhkan kerjasama yang baik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm bahlil lahadalia umkm
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top