Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Letusan Gunung Semeru, Ini Kondisi Bandara Juanda & Abdurrahman Saleh

AirNav Personel Cabang Surabaya dan Malang terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lain erupsi.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  00:06 WIB
Letusan Gunung Semeru, Ini Kondisi Bandara Juanda & Abdurrahman Saleh
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Selasa, 7 Desember 2021 / Youtube Setpres
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan Bandara Abdurrahman Saleh, Malang, masih dapat beroperasi normal pasca erupsi Gunung Semeru yang disertai Awan Panas Guguran (APG).

Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Risedi menjelaskan bahwa pada Minggu (4/12/2022) pukul 02.46 telah terjadi erupsi yang disertai Awan Panas Guguran (APG) mencapai 1.500 meter di atas puncak dan menyebabkan sejumlah gempa letusan selama periode 02.46 - 06.00 WIB. Imbas aktivitas Gunung Semeru tersebut, telah dikeluarkan peringatan ASHTAM No. VAWR3537 untuk wilayah yang terdampak erupsi yaitu Bandara Internasional Juanda, Surabaya dan Bandara Abdurahman Saleh, Malang.

Setelah itu berdasarkan hasil koordinasi dan pemeriksaan sementara di lokasi tersebut, kondisi personel, bangunan, dan fasilitas navigasi penerbangan dalam kondisi aman, termasuk runway untuk aktivitas take-off atau landing pesawat.

"Hingga statement ini dikeluarkan operasional penerbangan dan pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Juanda dan Abdurrahman Saleh berjalan normal," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (4/12/2022).

Selanjutnya, AirNav Personel Cabang Surabaya dan Malang terus bersiaga untuk mengantisipasi adanya kemungkinan lain erupsi, terlebih, Jawa Timur merupakan salah satu wilayah yang cukup sering diguncang erupsi dan gempa letusan awan panas.

"AirNav Indonesia tetap akan berkoordinasi dengan stakeholder penerbangan terkait update kondisi di lapangan," imbuhnya.

Untuk diketahui, Semeru erupsi sekitar pukul 02.46 WIB dini hari ini dengan tinggi kolom abu 1.500 meter di atas puncak gunung sekitar 5.176 meter di atas permukaan laut.

Kenaikan mulai pukul 12.00 WIB. Kepala PVMBG Badan Geologi Hendra Gunawan mengimbau tidak ada aktivitas dalam radius 8 km dari puncak Gunung Semeru.

"Tidak ada aktivitas dalam radius 8 km dari puncak, dan sektoral arah Tenggara (Besuk Kobokan dan Kali Lanang) sejauh 19 km dari puncak. Surat resmi peningkatan status segera disampaikan," ujar Hendra Gunawan dalam keterangan tertulis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

erupsi Gunung Semeru bandara surabaya malang
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top