Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar Negara G20 dengan Suku Bunga Tertinggi, RI Urutan Berapa?

Simak daftar negara G20 yang menaikkan suku bunga guna mengendalikan laju inflasi yang masih tinggi sepanjang 2022.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 28 November 2022  |  14:58 WIB
Daftar Negara G20 dengan Suku Bunga Tertinggi, RI Urutan Berapa?
Presiden AS Joe Biden, PM India Narendra Modi, dan Presiden Joko Widodo saat membuka KTT G20 Bali di The Apurva Kempinski, Bali pada Selasa (15/11 - 2022). Dok. Biro Setpres RI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan ada dua negara G20 naikkan suku bunga acuan hingga 450 basis poin (bps) sepanjang tahun 2022 guna menekan inflasi.

Dalam laporan APBN Kita edisi November 2022, Sri Mulyani menyoroti kenaikan harga komoditas global yang sebabkan inflasi di sejumlah negara.

Setidaknya, 7 negara G20 dilaporkan telah menaikkan suku bunga acuan. Brazil dan Meksiko jadi yang tertinggi setelah bank sentral negara tersebut menetapkan kenaikan suku bunga acuan hingga 450 bps sepanjang tahun 2022.

"Bank sentral di negara maju dan negara emerging secara agresif mulai menangani inflasi dengan instrumen moneternya, yaitu dengan menaikkan suku bunga," jelas Sri Mulyani dikutip pada Senin (28/11/2022).

Berikut daftar negara-negara G20 yang telah naikkan suku bunga acuan sepanjang 2022

1. Brazil

Bank sentral Brazil telah menaikkan suku bunga acuan pada level 13,75 persen sejalan dengan ekspektasi pasar.

Bahkan, kenaikkan tersebut menjadi yang tertinggi sejak awal 2017. Untuk diketahui, bank sentral brazil memang menjadi salah satu yang paling agresif menaikkan suku bunga. Kini inflasi Brazil berada di level 6,5 persen.

"Negara-negara emerging yang dulu traditionally memiliki inflasi tinggi seperti Brazil, Bank sentralnya jauhlebih agresif menaikkan suku bunga hingga 13,75 persen tetapi apabila kita lihat inflasi telah menurun," jelas Sri Mulyani.

2. Meksiko

Dalam upaya mengendalikan lonjakkan inflasi, bank sentral Meksiko telah menaikkan suku bunga total 450 basis poin dalam 10 pertemuan kebijakan moneter terakhir.

Kenaikkan suku bunga tersebut membawa suku bunga utama ke level 10 persen. Kini, Meksiko berhasil mengendalikan inflasi di level 8,4 persen.

3. Amerika

Hingga November 2022, kenaikkan suku bunga di Amerika mencapai 4 persen. Namun, Kementerian Keuangan RI memperkirakan Amerika masih akan menaikkan suku bunga hingga mencapai 4,5 persen di akhir tahun.

Alhasil, hingga November 2022 Amerika dilaporkan telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 375 basis poin. Kini, inflasi Amerika ada di level 7,7 persen.

4. Inggris

Sementara Inggris masih menjadi negara dengan inflasi tertinggi di level 11,1 persen. Sebelumnya, bank sentral Inggris telah menaikkan suku bunga hingga 3 persen atau 275 basis poin sejak 2022.

5. Eropa

Inflasi di Eropa masih berada di level 10,7 persen berdasarkan pemaparan yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Kamis (24/11/2022).

"Dan untuk Eropa [tercatat] naik 200 basis poinuntuk tahun 2022. Ini masih jauh dibawah dari headline inflation yang terjadi di berbagai negara," pungkas Sri Mulyani.

Dengan demikian, hingga November 2022 Eropa telah menaikkan suku bunga sebesar 2 persen.

6. India

India pada bulan-bulan terakhir di tahun 2022 juga mulai agresif menaikkan suku bunga hingga 190 basis poin sejak 2022 atau berada di level 5,25 persen.

Sementara inflasi di negara barata tersebut masih di bukukan berada pada level 6,8 persen.

7. Indonesia

Seperti yang diketahui bersama, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga hingga 175 basis poin sejak 2022.

Terbaru, BI kembali menaikkan suku bunga sebesal 50 bps menjadi 5,25 persen pada November 2022. Dengan demikian, inflasi di Indonesia berhasil dikendalikan pada level 5,7 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

g20 ekonomi global Inflasi sri mulyani suku bunga acuan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top