Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

9.057 Akad Kredit Rumah Subsidi Digelar di Pembukaan Tapera Property Expo

BP Tapera menggelar 9.057 akad kredit massal dari 40 bank penyalur dalam pembukaan Tapera Property Expo 2022 di Bogor
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 28 November 2022  |  21:21 WIB
9.057 Akad Kredit Rumah Subsidi Digelar di Pembukaan Tapera Property Expo
Tapera - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, BOGOR - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar 9.057 akad kredit massal rumah subsidi dari 40 bank penyalur secara serentak di seluruh Indonesia saat pembukaan Tapera Property Expo (TPE) 2022.

Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, akad kredit massal tersebut disumbang oleh bank nasional sebanyak 8.722 akad dan 335 akad dari bank pembangunan daerah. 

Bank BTN menjadi bank terbesar yang melakukan akad kredit massal sebanyak 5.000 akad pada hari ini. Di susul BTN Syariah sebanyak 2.354 akad, BNI sebanyak 1.000 akad, BRI sebanyak 170 akad, BSI sebanyak 150 akad, dan BPD Sulawesi Selatan dan Barat sebanyak 100 akad. 

"Akad kredit massal ini memperlihatkan komitmen bank dalam menyalurkan FLPP. Kami berharap ke depan, pembiayaan Tapera pun bisa berlaku hal yang sama," kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto dalam pembukaan TPE 2022 di Bogor, Senin (28/11/2022). 

Adapun, pameran rumah subsidi terbesar ini dimeriahkan oleh 25 pengembang properti rumah subsidi dengan target pengunjung sebanyak 3.000, serta diproyeksi terjadinya 1.500 akad kredit massal dalam seminggu ke depan. 

Pameran ini pun menjadi salah satu upaya BP Tapera untuk mencapai target realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di penghujung tahun 2022. 

Pasalnya, per 25 November 2022 realisasi FLPP mencapai 195.545 unit senilai Rp21,76 triliun. Adapun, target di tahun 2022 ini sebanyak 226.000 unit. Artinya, BP Tapera masih perlu mengejar sisa target 30.455 unit hingga akhir tahun 2022. 

Lebih lanjut, pemilihan Bogor sebagai tuan rumah ini ditentukan berdasarkan besarnya supply atau ketersediaan rumah subsidi di kota tersebut. Hal ini berdasarkan data ketersediaan rumah subsidi di aplikasi Sikumbang, data penyaluran FLPP, dan data eligible PNS dalam portal Sitara.

Adi menuturkan, TPE juga bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai program pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi MBR.

"Sehingga pada akhirnya tercapai target realisasi penyaluran dana FLPP dan Tapera yang dikelola oleh BP Tapera," ujarnya.

Di samping itu, TPE 2022 akan diikuti oleh 10 bank penyalur, yaitu Bank BTN, BTN Syariah, BNI, Mandiri, BRI, BSI, BJB, BJB Syariah, BPD Jatim, dan BPD Jatim Syariah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah subsidi Tapera bp tapera
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top