Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Impor Melonjak, Defisit Neraca Dagang Selandia Baru Tembus Rekor Tertinggi

Statistik Selandia Baru mengatakan defisit neraca perdagangan meningkat menjadi NZ$12,9 miliar atau senilai US$8 miliar hingga 31 Oktober 2022.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 22 November 2022  |  09:09 WIB
Impor Melonjak, Defisit Neraca Dagang Selandia Baru Tembus Rekor Tertinggi
Mengeksplorasi keindahan alam di Fiordland dengan perahu kayak. - newzealand.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Defisit neraca perdagangan Selandia Baru membengkak ke rekor tertinggi pada Oktober 2022 menyusul lonjakan impor barang-barang konsumsi dan mobil yang menunjukkan permintaan domestik bertahan kuat dalam menghadapi kenaikan suku bunga yang tajam.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (22/11/2022), Statistik Selandia Baru mengatakan defisit neraca perdagangan meningkat menjadi NZ$12,9 miliar atau senilai US$8 miliar hingga 31 Oktober 2022. Nilai impor melonjak 25 persen dari tahun sebelumnya menjadi NZ$84 miliar (year-on-year/yoy), melampaui lonjakan ekspor sebesar 15 persen menjadi NZ$71,1 miliar.

Selain itu, perusahaan di Selandia Baru menghadapi harga global yang lebih tinggi untuk bahan bakar dan kebutuhan lainnya, sementara melemahnya dolar lokal hanya memperbesar biaya tersebut.

Namun, peningkatan volume impor kendaraan, ponsel, dan komputer pribadi menunjukkan permintaan yang kuat meskipun bank sentral melakukan pengetatan kebijakan secara agresif selama 13 bulan terakhir.

Seperti diketahui, Reserve Bank of New Zealand diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin menjadi 4,25 persen pada pertgemuan kebijakan, Rabu (23/11/2022).

Ekonom senior di Bank of New Zealand Doug Steel mengatakan defisit ini terjadi karena ada kenaikan harga di seluruh dunia.

"Tapi ada tanda-tanda kelebihan permintaan dan salah satu tanggapannya adalah mengimpor lebih banyak." katanya.

Menurutnya, kemungkinan ada faktor pembelian banyak persediaan sebelum memasuki momen natal dan liburan akhir tahun yang sibuk. Bisnis di Selandia Baru mencatat tingkat persediaan lebih tinggi dari biasanya karena risiko gangguan rantai pasokan di masa depan.

Meskipun impor melonjak, produksi peternak sapi perah juga domba Selandia Baru turun sehingga harga komoditas utama berkurang dan membatasi pertumbuhan ekspor.

BNZ memperkirakan defisit perdagangan akan semakin melebar menjadi sekitar NZ$14 miliar pada akhir tahun 2022.

Impor kendaraan naik 11 persen menjadi NZ$10,9 miliar sepanjang tahun hingga Oktober, kata badan statistik itu, melihat peningkatan pengiriman mobil listrik. Impor bahan bakar meningkat tajam setelah penutupan satu-satunya kilang minyak di negara itu pada bulan April, meskipun hal itu diimbangi dengan penghentian total impor minyak mentah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selandia baru neraca dagang impor
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top