Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bukan Biden dan Jinping, Jokowi Diapit Dua Srikandi saat Buka KTT G20 Bali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diapit dua sosok Srikandi saat membuka KTT G20 Bali. Siapa mereka?
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 15 November 2022  |  11:29 WIB
Bukan Biden dan Jinping, Jokowi Diapit Dua Srikandi saat Buka KTT G20 Bali
Presiden RI Joko Widodo membuka KTT G20 Bali yang disiarkan langsung di Media Center G20 di BICC, Nusa Dua, Bali pada Selasa (15/11 - 2022). Bisnis/Feni Freycinetia
Bagikan

Bisnis.com, BADUNG — Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Nusa Dua, Bali. Ketika memulai dialog para pemimpin pemimpin negara tersebut, Jokowi didampingi oleh dua srikandi Tanah Air. Siapa mereka?

KTT G20 berlangsung di The Apurva Kempinski Nusa Dua, Bali pada Senin (15/11/2022). Jokowi membuka pertemuan itu sekitar pukul 10.00 WITA, setelah menerima kedatangan para pemimpin negara selama satu jam.

Para pemimpin negara hadir bersama sejumlah delegasi yang mendampinginya. Jokowi sebagai tuan rumah pun turut didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat negara.

Ketika membuka KTT G20, ada dua "Srikandi" yang mengapit Jokowi, yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tepat berada di belakang Jokowi. Keduanya kerap disebut sebagai Ssrikandi" di Kabinet Indonesia Maju.

Keberadaan Retno dan Sri Mulyani sejalan dengan pembahasan yang muncul di G20, yakni terkait ekonomi global dan hubungan internasional. Isu utama di KTT G20, seperti soal kesehatan, serta krisis energi dan pangan berkaitan dengan kerja kedua menteri tersebut.

Jokowi pun menyampaikan dalam pidato pembukanya bahwa krisis demi krisis terjadi belakangan ini. Pandemi Covid-19 belum selesai tetapi dunia menghadapi panasnya rivalitas sejumlah negara, bahkan terjadi perang Rusia dan Ukraina.

Perang itu berdampak besar terhadap kondisi global, karena Rusia merupakan pemasok pangan dan energi, lalu Ukraina menjadi jalur distribusi menuju tanah Eropa. Oleh karena itu, Jokowi mengingatkan para pemimpin di G20 bahwa terdapat risiko krisis yang semakin besar.

"Dampak dari berbagai krisis tersebut dalam ketahanan pangan, energi, dan keuangan, dirasakan di seluruh dunia, terutama di negara berkembang," ujar Jokowi dalam pidato pembukaan KTT G20, Senin (15/11/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

g20 KTT G20 Jokowi sri mulyani retno l.p. marsudi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top