Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ada KTT G20, Penumpang Garuda Wajib Cek Jadwal Terbang

Garuda Indonesia mengimbau bagi penumpang untuk cek jadwal terbang terkait dengan KTT G20.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 11 November 2022  |  10:16 WIB
Ada KTT G20, Penumpang Garuda Wajib Cek Jadwal Terbang
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia terparkir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (21/6/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mengimbau masyarakat untuk secara berkala melakukan pengecekan jadwal penerbangan, khususnya pada periode puncak gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan puncak pergerakan delegasi akan berlangsung pada 13-17 November 2022. Namun sebisa mungkin, maskapai pelat merah tersebut telah melakukan antisipasi dengan melakukan optimalisasi delay management system guna mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan. Termasuk melakukan implementasi layanan pemulihan atau service recovery, yang mengacu kepada regulasi yang berlaku.

"Dengan adanya berbagai penyesuaian aspek operasional penerbangan, kami juga turut mengimbau masyarakat untuk secara berkala melakukan pengecekan jadwal penerbangan khususnya pada periode gelaran G20," ujarnya, Jumat (11/11/2022).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga mengimbau warga untuk mengatur ulang perjalanan dari dan ke Bali. Imbauan ini seiring dengan adanya kebijakan pembatasan penerbangan reguler pada saat KTT G20, 13-17 November 2022.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur kembali perjalanan dan mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan dari dan ke Bali," ujarnya.

Imbauan itu sejalan dengan Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Udara No. 12/2022 Tentang Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan KTT G20 di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Beleid tersebut, sambung Adita, mengatur sejumlah hal, yakni jam operasional ditetapkan selama 24 jam dan penerbangan komersial dilarang melakukan parkir menginap (Remain Over Night/RON).

Penerapannya akan dimulai pada 12-18 November 2022 di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Sementara, pemberlakuaan pembatasan operasi penerbangan untuk penerbangan reguler diterapkan mulai 13-17 November 2022.

Adapun puncak kedatangan tamu negara (VVIP) diperkirakan terjadi mulai 13 dan keberangkatan pada 16 November 2022.

Operasional penerbangan diprioritaskan kepada penanganan penerbangan VVIP sesuai dengan ketentuan regulasi. Kendati demikian, kebutuhan operasional penerbangan reguler juga tetap dijaga dalam jumlah terbatas.

Mengingat beberapa tamu negara dan delegasi G20 masih ada yang menggunakan penerbangan reguler. Selain itu ditetapkan juga penerbangan menuju Bali, hanya melalui Bandara Soekarno Hatta (CGK-DPS-CGK).

Lebih lanjut, Kemenhub mengimbau para operator baik bandara maupun maskapai, untuk proaktif memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada pelanggannya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada Surat Edaran.

"Seperti misalnya, informasi perubahan jadwal penerbangan, penundaan, pembatalan, kompensasi, proses refund, dan sebagainya," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia pt garuda indonesia tbk g20 KTT G20
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top