Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemendag Gelar Trade, Tourism, and Investment Forum Buat Dongkrak Pemulihan Ekonomi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya dilakukan percepatan pemulihan ekonomi khususnya di sektor perdagangan, pariwisata dan investasi.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan - BISNIS-Annisa Kurniasari Saumi.
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan - BISNIS-Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, TANGERANG —Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggelar Trade, Tourism, and Investment Forum (TTI) sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi bagi sektor perdagangan, pariwisata, juga investasi di tengah banyaknya tantangan global saat ini.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya dilakukan percepatan pemulihan ekonomi khususnya di sektor perdagangan, pariwisata dan investasi. Situasi krisis ekonomi global harus menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk bangkit dan menjadi bangsa yang siap dan kuat.

"Melalui TTI Forum ini diharapkan kita dapat mendiskusikan langkah-langkah dalam percepatan pemulihan ekonomi di sektor perdagangan, pariwisata dan investasi. Selain itu, forum ini juga dapat memberikan perkembangan kebijakan, informasi, dan strategi terkini di tiga sektor tersebut. Forum ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi tentang solusi strategis peningkatan perekonomian Indonesia bagi para pemangku kepentingan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (19/10/2022).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kratif Sandiaga Uno mengungkapkan sektor pariwisata Indonesia tengah mengalami kenaikan signifikan dan mengungguli Thailand dan Vietnam dilihat dari jenis inklusifitas.

Sementara realisasi investasi pariwisata Indonesia pada 2022 tercatat sebesar US$417, 25 juta dengan jenis usaha yang paling diminati adalah aktivitas konsultasi manajemen. Dari segi ekonomi kreatif, Indonesia menempati ekonomi kreatif ketiga di dunia dilihat dari kontribusi terhadap PDB setelah Amerika dan Korea Selatan.

"Kami mengajak untuk berinvestasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif karena Indonesia memiliki pasar yang besar serta iklim usaha yang mendukung," ungkap Sandi.

Adapun Sekertaris Kementerian Investasi Ikmal Lukman pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2022 tumbuh 5,44 persen. Hal ini menimbulkan kepercayaan investor, terutama dalam negeri untuk berkolaborasi dengan investor asing.

Selain itu, dukungan pemerintah khususnya terkait program hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi yang menarik.

Dengan demikian bila investasi yang masuk meningkat terutama untuk perdagangan dan pariwisata yang menjadi sektor paling terdampak akibat pandemi Covid-19, diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper