Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Sentuh Rekor, SKK Migas Proyeksi Produksi LNG Sentuh 200 Kargo

SKK Migas memproyeksikan produksi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) domestik dapat menyentuh di kisaran 200 kargo hingga akhir 2022.
Iso Tank LNG Pertagas Niaga. Istimewa/Pergatas Niaga
Iso Tank LNG Pertagas Niaga. Istimewa/Pergatas Niaga

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan produksi gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) domestik dapat menyentuh di kisaran 200 kargo hingga akhir 2022.

Deputi Keuangan dan Monetisasi Arief Setiawan Handoko mengatakan lembaganya mencatat potensi sisa kargo atau uncommitted cargo yang dapat dijual kembali ke pasar luar negeri lewat pasar spot di tengah harga LNG yang tertahan tinggi di tahun ini.

“Kami coba lihat dari Eni karena di 2022 kita seharusnya punya kargo LNG terkontrak tetapi tidak jadi dan sebagian kita jual spot mungkin ada satu atau dua kargo sisa uncommitted cargo untuk dijual di spot,” kata Arief saat konferensi pers di Gedung SKK Migas, Jakarta, Senin (17/10/2022).

Adapun, Arief menambahkan, harga LNG di pasar spot saat ini relatif tinggi yaitu mencapai US$42,2 per MMBTU. Menurutnya, pelaku usaha mesti meningkatkan produksi serta investasi mereka untuk mengoptimalkan momentum harga LNG di pasar dunia.

Berdasarkan catatan SKK Migas hingga September 2022, produksi LNG dari Kilang Bontang menyentuh di angka 57,3 kargo dan Kilang Tangguh sebesar 81,2 kargo. Proyeksinya hingga akhir 2022, Kilang Bontang dapat memproduksi hingga 82,3 kargo dan Kilang Tangguh mencapai 117,1 kargo.

Dengan demikian, keseluruhan produksi kilang LNG per September 2022 berada di angka 138,5 kargo. Harapannya hingga akhir tahun, torehan produksi LNG domestik dapat menyentuh di kisaran 200 kargo.

“Jadi luar biasa harga kita dapat bagus itu potensi kesempatan yang harus kita manfaatkan artinya perizinan, alokasi itu juga harus segera karena tender LNG ini harus cepat,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper