Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral Asean Berembuk di Washington D.C, Bahas Apa?

Di sela-sela pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)/World Bank (WB), negara-negara Asean menggelar pertemuan pada Rabu waktu AS.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 13 Oktober 2022  |  18:16 WIB
Para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral Asean Berembuk di Washington D.C, Bahas Apa?
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Opening of the 1st Finance Minister and Central Bank Governor Meeting di Jakarta, Kamis (17/2/2022). ANTARA - HO/Panitia Nasional Presidensi G20 Indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari negara-negara Asean berkumpul di Washington D.C, Amerika Serikat dan menyepakati tiga isu utama untuk menjadi usulan pembahasan ekonomi tahun depan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa di sela-sela pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF)/World Bank (WB), negara-negara Asean menggelar pertemuan pada Rabu (12/10/2022) waktu Amerika Serikat.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral bertemu secara informal dalam Asean Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (AFMGM). Menurut Sri Mulyani, pertemuan itu menjadi salah satu persiapan Indonesia untuk menggelar AFMGM 2023.

Selain itu, menurut Sri Mulyani, negara-negara Asean turut menyusun usulan isu ekonomi untuk menjadi pembahasan utama dalam AFMGM tahun depan. Selaku tuan rumah, Indonesia akan menampung usulan-usulan itu.

"Pertemuan ini membahas usulan Priority Economic Deliverables [PED] saat Keketuaan Indonesia pada tahun 2023 di sektor keuangan dan usulan output yang akan dicapai," tulis Sri Mulyani dalam unggahan di Instagramnya, Kamis (13/10/2022) waktu Jakarta.

Usulan pertama adalah mendorong pemulihan, memastikan stabilitas, serta ketahanan ekonomi dan keuangan di kawasan Asean. Kedua, memajukan konektivitas pembayaran, serta mempromosikan literasi dan inklusi keuangan digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Ketiga, mempromosikan transisi keuangan untuk mendukung pembiayaan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

https://www.instagram.com/p/CjoUoQYuP8f/

"Saya senang para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara anggota ASEAN memberikan dukungan penuh atas usulan agenda prioritas Keketuaan Indonesia yang diusulkan serta berkomitmen bersama untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan di kawasan ke depan," tulis Sri Mulyani dalam unggahannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imf annual meetings IMF-World Bank kemenkeu menkeu bank sentral asean
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top