Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bengkel Pesawat GMF AeroAsia Bakal Garap Lokomotif KAI

GMF AeroAsia bakal melakukan perawatan lokomotif KAI untuk perluasan pasar non penerbangan.
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi GMF melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019)./ANTARA-Muhammad Iqbal
Petugas Inspektur Kelaikudaraan DKPPU Kementerian Perhubungan dan tekhnisi GMF melakukan pemeriksaan seluruh mesin dan kalibrasi dengan menggunakan alat simulasi kecepatan dan ketinggian pesawat pada pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019)./ANTARA-Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Tbk. atau GMFI bakal melakukan perbaikan dan pemeliharaan komponen mesin lokomotif PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam upaya memperluas pasar non penerbangan.

Direktur Utama GMFI Andi Fahrurrozi menjelaskan perluasan pangsa pasar pada segmen non aviasi adalah untuk memulihkan kinerja yang berkelanjutan pasca pandemi. Kerja sama dengan KAI tersebut dapat menjadi portofolio bagi GMF dengan standar keselamatan yang selama ini diterapkan pada pesawat.

Andi menjelaskan MoU ini dimaksudkan sebagai komitmen dan landasan bagi KAI dan GMF untuk melaksanakan penjajakan rencana kerja sama yang meliputi pemanfaatan Pusat Logistik Berikat GMF, kerja sama pemasaran dengan memanfaatkan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), perbaikan dan pemeliharaan komponen mesin lokomotif, serta digitalisasi manajemen perawatan sarana.

Terlebih, lanjutnya, perawatan sarana kereta api sangat penting untuk operasional kereta api guna memperpanjang usia mesin serta memitigasi terjadinya kerusakan komponen. Fungsi sarana yang terjaga dan optimal menjadi salah satu aspek penting untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

"MoU tersebut juga sejalan dengan transformasi digital yang sedang KAI gaungkan saat ini. Harapannya, digitalisasi manajemen perawatan sarana dapat meningkatkan efisiensi, keakuratan, serta meminimalisasi kesalahan dalam merawat sarana-sarana kereta api," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (12/10/2022).

Kerja sama dengan KAI ini pun diharapkan dapat mendukung pemulihan yang kini tengah digalakkan oleh GMFI.

Adapun GMF dan KAI menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) entang Rencana Kerja Sama Pemanfaatan Fasilitas dan Sumber Daya Dalam Perawatan Rotating Equipment dan Digitalisasi Pemeliharaan.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan GMF merupakan anak usaha dari Garuda Indonesia dengan pengalaman yang cukup lama di bidang perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan pesawat terbang yang dituntut memiliki nilai ketepatan dan presisi tinggi. Terjalinnya kolaborasi yang baik antara KAI dan GMF akan semakin menguatkan sistem perawatan sarana perkeretaapian agar tetap andal.

"Langkah ini juga merupakan upaya KAI dalam menjalankan kereta api dengan zero accident dan meningkatkan kualitas perawatan sarana kereta api sehingga semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai transportasi," imbuhnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper